Media Kampung – Mantan Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief, yang akrab disapa Bung Ferry, menyarankan Persija Jakarta agar tidak mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI. Sanksi tersebut melarang The Jakmania untuk hadir dalam enam pertandingan away Persija Jakarta hingga pertengahan musim.
Sanksi ini diterapkan setelah insiden keributan antara suporter Persija Jakarta dan Persita Tangerang pada pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, pada 17 Oktober 2026. Dalam laga tersebut, Persija juga dikenakan denda sebesar Rp90 juta akibat tiga pelanggaran, termasuk kericuhan, penyalaan petasan, dan pelemparan flare.
Bung Ferry menyatakan, “Saran gue jangan banding. (Sanksi) ini menjadi pembelajaran aja. Lebih baik introspeksi diri. Faktanya memang kita lagi jadi sorotan. Daripada ramai nanti di media sosial, tetap memaksakan diri berangkat, akhirnya jadi ramai, ya saran gue enggak usah banding,” saat diwawancarai oleh awak media.
Sebelumnya, Direktur I League, Ferry Paulus, juga menyarankan Persija Jakarta untuk tidak mengajukan banding terhadap sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI kali ini. Menurutnya, meskipun ada hak untuk banding sesuai dengan pasal 117 Kode Disiplin PSSI, sebaiknya Persija menerima sanksi tersebut sebagai pembelajaran bagi suporter.
Ferry Paulus menambahkan, “Kami sebenarnya menganggap kurang pas untuk diajukan banding. Oleh karena itu, beberapa oknum yang khususnya memiliki indikasi seperti itu kami justru akan mendorong untuk diberikan sanksi lebih berat. Kalau perlu dilarang untuk menonton seumur hidup,” ujarnya.












