Media Kampung – Pelatih Bayern Muenchen, Thomas Tuchel, kini dihadapkan pada tantangan baru menjelang laga UEFA Nations League antara Kroasia dan Inggris. Asosiasi Sepak Bola Kroasia telah memanfaatkan celah dalam regulasi UEFA untuk mendatangkan ribuan anak-anak ke stadion, meskipun sebelumnya UEFA menjatuhkan sanksi larangan penonton akibat kerusuhan suporter.

Kehadiran ribuan anak-anak ini diprediksi akan mengubah atmosfer di Stadion HNK Rijeka, yang sebelumnya sunyi menjadi bising. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Inggris untuk tetap fokus meraih poin penuh di tengah sorak-sorai tidak biasa dari tribun penonton rumah.

Alasan Kroasia Mendapat Sanksi Berat UEFA

UEFA menjatuhkan hukuman tanpa penonton ke Stadion HNK Rijeka setelah insiden kerusuhan suporter yang sangat serius saat tim nasional Kroasia bertandang ke Prancis. Kerusuhan tersebut melibatkan penghormatan Nazi oleh oknum suporter dan penggunaan kembang api serta bom asap secara masif, ditambah penemuan senjata tajam di tribun. Akibatnya, Kroasia mendapatkan sanksi disiplin berat termasuk larangan membawa pendukung pada laga tandang melawan Republik Ceko.

Memanfaatkan Celah Regulasi untuk Anak-Anak

Meskipun laga dinyatakan berlangsung tertutup untuk penonton umum, aturan UEFA memungkinkan anak-anak di bawah usia 14 tahun untuk masuk ke stadion secara gratis jika didampingi orang dewasa. Kebijakan ini dimanfaatkan Kroasia untuk mengundang sekitar tiga hingga enam ribu pelajar lokal. Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris juga berhasil mengamankan 100 tiket gratis untuk suporter mereka yang memiliki catatan perjalanan laga tandang terbanyak.

Ujian Mental Tuchel dan Badai Cedera Inggris

Atmosfer bising dari ribuan anak-anak ini diyakini akan menguji ketangguhan mental para pemain Inggris di lapangan. Meskipun tekanan dari suporter dewasa berkurang, teriakan melengking dari pendukung cilik tuan rumah tetap memberikan tantangan tersendiri. Para pemain diharapkan dapat mengabaikan kebisingan tersebut dan menjaga konsentrasi penuh selama laga berlangsung.