Media KampungPersib Bandung harus bertanding tanpa pelatih kepala Bojan Hodak saat menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu malam. Pertandingan ini krusial bagi Persib yang tengah bersaing ketat merebut gelar juara musim ini.

Boja Hodak absen karena mendapat akumulasi kartu kuning dan juga sedang berada di Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibunya. Dua pemain penting Persib, Federico Barba dan Luciano Guaycochea, juga tidak dapat bermain karena hukuman yang sama. Absennya sosok penting ini membuat asisten pelatih Igor Tolic mengambil alih tanggung jawab memimpin tim.

Igor menegaskan bahwa meskipun ada kendala, Persib tetap membidik kemenangan. “Kami sudah berada di penghujung musim, hanya tersisa dua pertandingan. Kami harus tampil maksimal untuk memenangkan kedua laga dan menutup musim dengan hasil terbaik,” ujar Igor. Ia menambahkan bahwa seluruh pemain sangat memahami tekanan dari para Bobotoh dan siap memberikan kemampuan terbaik di lapangan.

Situasi ini membuat Persib harus berjuang lebih keras menghadapi PSM yang bermain di kandang untuk laga terakhir mereka musim ini. PSM, yang sudah aman dari ancaman degradasi, bertekad tidak membiarkan Persib merayakan gelar juara di rumah mereka. Caretaker PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa timnya akan memberikan perlawanan maksimal dan tidak akan memberikan kesempatan bagi Persib untuk melakukan selebrasi di Parepare.

Dari sisi skuad, pemain Persib, Kakang Rudianto, mengakui bahwa PSM merupakan tim yang kuat dan akan menjadi ujian berat. “Makassar adalah tim yang tangguh, baik dalam bertahan maupun menyerang. Kami harus bekerja keras karena laga ini menentukan siapa yang akan jadi juara musim ini,” ujarnya.

Kedua tim saat ini sedang dalam posisi yang sangat berbeda di klasemen. Persib berada di puncak dengan total 75 poin, sama dengan rival terdekat Borneo FC, yang juga masih bersaing ketat. Sedangkan PSM menempati posisi ke-14 dan sudah aman dari degradasi, sehingga mereka bermain tanpa beban dan bertekad menutup musim dengan kemenangan di kandang.

Partai ini menjadi sangat penting karena hasilnya dapat menentukan siapa yang akan meraih gelar juara Super League 2025/2026. Persib membutuhkan kemenangan agar bisa mempertahankan peluang juara mereka, sementara Borneo FC akan menghadapi Persijap Jepara di laga lain. Kedua pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui televisi dan juga platform streaming, memberi kesempatan bagi penggemar sepak bola untuk menyaksikan duel seru ini secara langsung.

Dalam suasana yang cukup panas, insiden kericuhan juga sempat terjadi di sekitar stadion saat salah satu suporter PSM Makassar melakukan tindakan tidak sportif terhadap pemain Persib yang sedang menuju ruang ganti. Manajemen Persib memastikan kondisi skuad tetap aman dan fokus menghadapi pertandingan penentuan ini.

Dengan tensi tinggi dan tekanan besar, Persib Bandung harus menunjukkan karakter mereka untuk mempertahankan peluang juara dan membalas dukungan ribuan Bobotoh. Pertandingan ini menjadi ujian terakhir sekaligus penentu bagi Maung Bandung untuk menutup musim dengan prestasi terbaik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.