Media Kampung – Barcelona harus mengakui keunggulan Deportivo Alavés dengan skor 0-1 dalam lanjutan La Liga Spanyol pekan ke-36, yang digelar di Estadio de Mendizorroza, Vitoria, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Barcelona setelah memastikan gelar juara musim 2025/2026.
Meski telah memastikan tak tergoyahkan di puncak klasemen, Barcelona tetap menurunkan skuad utama saat menghadapi Alavés. Namun, upaya mencetak gol gagal diwujudkan oleh Robert Lewandowski dan rekan-rekannya. Alavés yang bertahan rapi dengan formasi lima bek berhasil memecah kebuntuan pada menit akhir babak pertama melalui gol Ibrahim Diabate yang memanfaatkan umpan dari Antonio Blanco.
Gol tunggal Diabate ini bertahan hingga akhir laga, memaksa Barcelona pulang tanpa poin dari Mendizorroza. Kekalahan ini juga menggagalkan ambisi Barcelona untuk menuntaskan musim dengan catatan 100 poin, setelah mereka mengumpulkan 91 poin dari 36 pertandingan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan apresiasi khusus kepada pemain debutan Alvaro Cortes yang tampil percaya diri meski baru pertama kali bermain di tim utama. Flick menjelaskan bahwa alasan melakukan delapan perubahan dalam susunan pemain adalah untuk memberi kesempatan bermain kepada para pemain yang jarang mendapatkan menit di lapangan.
“Saya melihat Alvaro bermain dengan penuh kepercayaan diri. Penampilannya mencerminkan kerja kerasnya di latihan bersama tim utama dan performa bagus di tim cadangan,” ujar Flick dalam konferensi pers pasca pertandingan. Meski kecewa gagal melanjutkan momentum kemenangan, Flick mengaku puas dengan beberapa hal positif yang ditunjukkan timnya.
Alavés sendiri tampil disiplin dan penuh semangat karena berjuang keras menghindari zona degradasi. Kemenangan di kandang sendiri ini menjadi hasil yang sangat berarti bagi tim tuan rumah di pertandingan krusial tersebut.
Bagi penggemar yang ingin menyaksikan laga Alavés kontra Barcelona secara langsung, Estadio de Mendizorroza di Vitoria menjadi lokasi utama pertandingan ini. Stadion ini dikenal sebagai markas Alavés dan mampu menampung ribuan penonton yang mendukung tim kebanggaan mereka secara langsung.
Dengan hasil tersebut, Barcelona tetap kokoh di puncak klasemen La Liga, sementara Alavés berjuang mempertahankan posisi mereka di klasemen untuk menghindari degradasi. Pertandingan ini menjadi sorotan karena menandai akhir dari rekor kemenangan berturut-turut Barcelona setelah meraih gelar juara musim ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan