Media Kampung – Pertandingan El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta berakhir dengan kemenangan bagi Persib dengan skor 2-1. Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 20 Februari 2026, menjadi momen penting bagi Persib untuk mengukuhkan posisinya di puncak klasemen BRI Super League.

Persija sempat unggul lebih dulu melalui gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-19. Namun, Persib berhasil membalikkan keadaan berkat dua gol yang dicetak oleh Adam Alis pada menit ke-28 dan 37. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengapresiasi kerja keras para pemainnya dan menyoroti penampilan gemilang Adam Alis yang menjadi kunci kemenangan.

Bojan mengungkapkan bahwa meski timnya tidak tampil dalam performa terbaik, hasil akhir tetaplah yang terpenting dalam persaingan ketat seperti saat ini. Ia menilai pertandingan berlangsung sangat sulit dan penuh tekanan, terutama dalam laga derbi yang selalu dipenuhi emosi dan rivalitas.

Di sisi lain, pelatih Persija, Mauricio Souza, menyatakan bahwa meskipun timnya kalah, mereka sebenarnya bermain lebih baik dengan menciptakan 19 peluang dibandingkan Persib yang hanya tujuh. Ia menggarisbawahi perlu adanya evaluasi terhadap kesalahan yang terjadi di momen krusial yang menyebabkan timnya gagal meraih hasil maksimal.

Fabio Calonego, gelandang Persija, juga menegaskan bahwa efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor penentu dalam pertandingan tersebut. Ia merasa timnya mampu menciptakan banyak peluang, namun kurang dalam hal penyelesaian yang mengakibatkan kekalahan.

Dengan hasil ini, Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan 75 poin, sedangkan Persija tertahan di peringkat ketiga dengan 65 poin. Persib selanjutnya akan menghadapi PSM Makassar pada pekan berikutnya, di mana mereka berusaha untuk terus mempertahankan posisi teratas dalam kompetisi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.