Media Kampung – Di pertandingan semifinal Champions League 2025‑26 antara Bayern Munich dan Paris Saint‑Germain, Josip Stanišić menjadi andalan pertahanan kiri Bayern. Dengan 1‑1 di Allianz Arena, Stanišić menampilkan pertahanan solid dan membantu tim mencapai kualifikasi final.

Sejak bergabung ke Bayern pada musim panas 2024, Stanišić telah menunjukkan kemampuan menanggulangi serangan lawan. Pada pertandingan ini, ia memegang posisi kiri bersama Konrad Laimer di posisi kanan. Keberadaannya menjadi solusi atas masalah sebelumnya yang dialami Alphonso Davies.

Tim pelatih Vincent Kompany memilih Stanišić sebagai starter, menandai perubahan strategi pertahanan. Kompany mengumumkan susunan awal lewat media sosial, menegaskan keyakinannya pada kemampuan Stanišić untuk menahan serangan cepat PSG.

Ketika Ousmane Dembélé membuka skor di menit ke‑3, Stanišić segera menutup ruang kosong di sayap kiri. Ia melakukan intervensi penting di zona tengah, memutuskan bola dan mencegah PSG mendapatkan peluang lebih lanjut.

Selama pertandingan, Stanišić menampilkan kelincahan dan akurasi passing yang membantu Bayern mempertahankan keseimbangan pertahanan. Ia berhasil memblokir dua serangan penting dari Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembélé, menjaga jarak netral dan meminimalisir tekanan PSG.

Di akhir pertandingan, Stanišić tetap menegakkan disiplin tinggi. Ia tidak hanya berfokus pada pertahanan, tetapi juga memberikan dukungan saat Bayern menempuh fase serangan. Ia ikut menekan lini pertahanan PSG ketika mereka mencoba melakukan serangan balik ke sayap kiri.

Statistik menunjukkan bahwa Stanišić mencatat empat tackle, tiga intersepsi, serta satu assist yang tidak terhitung. Meskipun tidak mencetak gol, kontribusinya sangat krusial dalam melindungi gawang Bayern dari serangan yang berulang.

Setelah kemenangan Bayern, Stanišić menyatakan rasa terima kasih kepada rekan satu tim. Ia mengakui pentingnya kerja sama tim dalam meraih kemenangan, menekankan bahwa setiap pemain memiliki peran penting di lapangan.

Di balik performa yang solid, Stanišić juga membawa pengalaman internasional. Ia telah bermain untuk tim nasional Kroasia, menambah nilai plus bagi pertahanan Bayern. Keberadaannya pun menjadi contoh bagi pemain muda Bayern dalam mengembangkan keterampilan pertahanan.

Dengan kualifikasi ke final, Bayern Munich kini bersiap melawan Arsenal di Piala Champions. Stanišić diharapkan akan tetap menjadi bagian penting dalam lini pertahanan Bayern, menjaga agar tim dapat menyeimbangkan serangan dan pertahanan menawan. Kemenangan ini menegaskan bahwa keputusan Kompany untuk memulai Stanišić di posisi kiri adalah langkah strategis yang membuahkan hasil.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.