Media KampungAlbacete mengalahkan FC Andorra dengan skor 1-0 pada laga LaLiga 2 yang berlangsung 1 Mei 2026, sekaligus menjadi sorotan karena insiden kontroversial yang melibatkan Gerard Piqué.

Gol tunggal Albacete tercipta pada babak pertama melalui serangan balik cepat, memberikan tim keunggulan yang tak tergoyahkan hingga peluit akhir.

Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Albacete dalam perjuangan mereka mengincar posisi promosi di akhir musim.

FC Andorra, yang menelan kekalahan pertama pada pekan ini, menegaskan keinginan untuk memperbaiki performa di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Setelah laga berakhir, pemain Albacete Cristian Lanzarote mendekati asisten wasit di terowongan dan secara verbal menantang keputusan yang diambil.

Sementara itu, direktur olahraga FC Andorra, Jaume Nogués, melontarkan kata-kata menghina kepada wasit utama, menambah ketegangan suasana pasca pertandingan.

Gerard Piqué, presiden klub FC Andorra, melanjutkan konfrontasi dengan mengikuti wasit hingga ruang ganti dan mengeluarkan ancaman verbal yang tercatat dalam laporan resmi.

Laporan resmi dari wasit mencatat bahwa Piqué secara langsung mengancam, menegaskan pelanggaran kode etik yang dapat berujung pada sanksi disiplin.

Piqué kemudian mengeluarkan pernyataan publik menuduh wasit Ena Wolf memiliki bias pribadi terhadap klubnya dan meminta komite teknis (CTA) untuk menghentikan penunjukan wasit tersebut.

Dalam pernyataannya, Piqué menyoroti biaya €470.000 per tahun yang dianggapnya berlebihan untuk standar officiating serta mengkritik empat kartu merah yang diberikan dalam pertandingan.

Komite Teknis Arbitrase (CTA) dijadwalkan meninjau laporan tersebut dan menyiapkan langkah disipliner yang sesuai terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Albacete kini menempati posisi menengah atas klasemen LaLiga 2, dengan ambisi kuat untuk menembus zona promosi dalam beberapa pekan mendatang.

Pekan berikutnya, Albacete akan menjamu tim terdekat di papan atas, menjadikan laga tersebut krusial untuk mengumpulkan poin tambahan.

Jika Albacete mampu mempertahankan performa ini, mereka berpeluang menutup jarak dengan tim-tim promosi dan mengamankan tiket ke divisi utama.

Pelatih Albacete menekankan pentingnya konsistensi dan kedisiplinan, menyatakan bahwa fokus tim harus tetap pada taktik permainan dan tidak terpengaruh oleh kontroversi di luar lapangan.

Pemain kunci Albacete menambahkan bahwa gol kemenangan memberikan dorongan moral yang besar, sekaligus menegaskan komitmen tim untuk tetap bersaing hingga akhir musim.

Situasi hukum terkait insiden Piqué masih dalam proses investigasi, dan pihak berwenang liga berjanji akan memberikan keputusan yang transparan.

Dengan tiga poin tambahan dan situasi yang masih berkembang, Albacete berada pada posisi yang menguntungkan untuk melanjutkan kampanye mereka menuju promosi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.