Media KampungBorneo FC mengukir kemenangan meyakinkan 3-0 atas Semen Padang pada laga pekan ke-29 Super League 2025/2026, sekaligus memperkuat peluang Pesut Etam menyalip Persib Bandung di puncak klasemen.

Pertandingan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 19.00 WIB di Stadion Segiri, Samarinda, dengan atmosfer penuh antusiasme dari pendukung tuan rumah.

Gol pertama tercipta pada menit ke-9 melalui aksi cepat Komang Teguh, yang memanfaatkan tendangan keras Emanuel Astina yang dibuang oleh kiper Arthur Semen Padang.

Serangan awal Borneo FC terus menekan, namun lawan sempat mengancam lewat Froese pada menit ke-26, namun tembakan tersebut memantul dari mistar gawang.

Gol kedua muncul pada menit ke-39 setelah skema tendangan sudut yang dilepaskan oleh Nogueira, Kaio Nunes berhasil memenangi duel udara dan menyundul bola ke gawang lawan.

Setelah jeda, Borneo FC tetap menguasai alur permainan, dan pada menit ke-90+4 Koldo Obieta menutup skor dengan tembakan keras yang tak dapat diantisipasi kiper Arthur.

Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola Borneo FC mencapai 59 persen, sedangkan Semen Padang hanya 41 persen; Borneo FC mencatat 11 tembakan (empat tepat sasaran) dibandingkan lima tembakan (satu tepat sasaran) dari tamu.

Dengan tiga poin tambahan, Borneo FC naik ke posisi dua klasemen sementara dengan 66 poin, menyamai Persib Bandung yang memimpin dengan total poin yang sama.

Semen Padang tetap berada di urutan 17 dengan perolehan 20 poin, menandakan perjuangan berat untuk menghindari zona degradasi.

Pertandingan selanjutnya, Borneo FC dijadwalkan melawat ke markas Persik Kediri pada Rabu, 29 April 2026, sementara Semen Padang akan menjamu Madura United pada hari yang sama.

Pelatih Fabio Lefundes menilai penampilan tim sebagai bukti kedalaman skuad dan kesiapan mental, menambahkan bahwa fokus kini beralih pada tantangan melawan Persik Kediri.

Kemenangan ini memberi dorongan moral bagi Pesut Etam, karena selisih poin dengan Persib Bandung kini hanya bergantung pada selisih selisih gol dan hasil pertemuan langsung.

Persib Bandung, sebagai juara bertahan, masih memimpin atas dasar selisih gol, namun tekanan dari Borneo FC semakin nyata menjelang sisa putaran kompetisi.

Dengan sisa lima pertandingan, persaingan di puncak klasemen diprediksi akan semakin sengit, menuntut konsistensi dari kedua tim untuk mengamankan gelar juara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.