Media Kampung – Superclasico antara River Plate vs Boca Juniors berakhir dengan skor 0-1 setelah Leandro Paredes mengeksekusi penalti di menit tambahan babak pertama, memberikan tiga poin krusial bagi Boca Juniors di Liga Profesional Argentina.

Pertandingan digelar pada 20 April 2026 di Estadio Monumental, Buenos Aires, dengan jadwal kickoff pukul 16.00 WIB (21.00 GMT) dan dihadiri sekitar 85.000 penonton yang memenuhi tribun rumah.

Gol tunggal tercipta ketika Paredes menanduk tendangan lawan pada menit ke-44, memanfaatkan pelanggaran di kotak penalti River; tendangan tersebut masuk tanpa perlawanan, mengunci keunggulan Boca menjelang jeda.

Meskipun River Plate menguasai penguasaan bola hingga 62%, serangan mereka terhambat oleh pertahanan rapat Boca Juniors dan penempatan kiper Franco Armani yang menahan beberapa peluang berbahaya.

Formasi awal River Plate menampilkan Beltrán sebagai kiper, bersama bek Montiel, Martinez Quarta, Rivero, serta gelandang Aníbal Moreno, sementara Boca menurunkan Brey, Blanco, Weigandt, Costa, Di Lollo dan gelandang utama Leandro Paredes.

Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan total 217 laga dalam sejarah Liga Primera, dengan Boca mencatat 79 kemenangan, River 73, dan 65 hasil imbang, menjadikan statistik ini salah satu rivalitas paling seimbang.

Kedua tim berada di papan atas klasemen; kemenangan ini menambah jarak Boca satu poin di atas River, memperkuat peluang mereka merebut gelar Liga Profesional pada akhir musim.

River harus mengatasi absensi Franco Armani dan Giuliano Galoppo yang cedera, sementara Boca kehilangan Edinson Cavani hingga Juli dan menyesuaikan diri tanpa Miguel Merentiel yang diragukan kebugarannya.

Atmosfer stadion sangat tegang; kebijakan larangan masuknya pendukung luar menambah tekanan pada pemain River yang harus berhadapan dengan sorakan ribuan suporter lokal.

Pelatih Boca Juniors, Claudio “Sifón” Úbeda, menyatakan, “Kami menyiapkan strategi defensif yang disiplin, dan eksekusi penalti Paredes menjadi bukti keteguhan tim dalam situasi krusial.”

Di sisi lain, pelatih River Plate, Eduardo “Chacho” Coudet, menegaskan, “Kami harus meningkatkan efisiensi akhir, karena penguasaan bola tidak cukup bila tidak menghasilkan gol.”

Dengan hasil ini, Boca Juniors menutup babak pertama dengan keunggulan, sementara River Plate harus mengevaluasi taktik ofensifnya menjelang pertandingan selanjutnya di kalender liga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.