Media Kampung – 18 April 2026 | Strasbourg menorehkan prestasi bersejarah di Europa Conference League setelah membalik defisit dan melaju ke fase semifinal, menambah dinamika kompetisi Eropa menjelang akhir musim 2023/2024. Kemenangan tersebut menegaskan posisi turnamen sebagai ajang penting bagi klub-klub menengah yang ingin menembus panggung internasional.

Pada laga putaran kedua fase grup, Strasbourg mengalahkan lawan mereka dengan skor 3-2 setelah tertinggal 0-2 pada menit ke-20, mencetak tiga gol balasan dalam 30 menit terakhir. Dengan hasil itu, mereka menutup grup dengan tiga poin, mengamankan tempat di perempat final dan menyiapkan konfrontasi melawan tim asal Italia.

Di La Liga round-up, Real Betis dan Celta Vigo tersingkir dari Europa League setelah gagal melampaui fase grup, namun keduanya otomatis beralih ke Europa Conference League untuk melanjutkan kampanye Eropa mereka. Kedua tim kini menargetkan penampilan kuat di Conference League demi mengembalikan kebanggaan klub di kompetisi lintas benua.

Sebuah analisis dari MSN menyebutkan bahwa hingga sepuluh klub Premier League berpotensi berpartisipasi di kompetisi Eropa musim depan bila skenario ideal tercapai, termasuk penempatan di Europa League dan Conference League. Skema tersebut bergantung pada perolehan poin di liga domestik serta hasil knockout di piala domestik, yang dapat membuka slot tambahan bagi klub-klub Inggris.

Sementara itu, klub-klub Premier League yang berkolaborasi dengan perwakilan Italia, seperti Chelsea dan Tottenham, diharapkan mengisi kursi yang tersedia di Europa Conference League setelah kegagalan beberapa tim Serie A. Keberadaan mereka diyakini dapat meningkatkan nilai komersial dan menarik penonton internasional ke turnamen.

Pelatih Strasbourg, Julien Stéphan, menyatakan, “Kami menunjukkan karakter dan tekad luar biasa; membalik defisit itu bukti kerja keras seluruh tim,” dalam konferensi pers pasca kemenangan. Ia menambahkan bahwa fokus kini beralih pada persiapan mental menjelang perempat final melawan tim Italia.

Juru bicara UEFA, Gianni Infantino, menegaskan, “Europa Conference League memberikan kesempatan bagi klub-klub dari liga menengah untuk bersaing di level internasional dan menumbuhkan kompetisi yang lebih merata,”. Pernyataan itu menyoroti pentingnya turnamen dalam memperluas basis penggemar sepak bola di seluruh benua.

Pertandingan semifinal dijadwalkan pada pekan pertama September 2024, dengan Strasbourg akan menghadapi perwakilan Italia yang masih harus ditentukan setelah babak perempat selesai. Penggemar di seluruh Eropa kini menantikan aksi dramatis yang menjanjikan persaingan sengit di panggung tertinggi Europa Conference League.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.