Media Kampung – 14 April 2026 | Pertandingan Nice melawan Le Havre berakhir imbang 1-1 pada Minggu, 12 April 2026, menambah tekanan pada OGC Nice di klasemen Ligue 1.

Kedua tim bersaing sejak awal, Nice menguasai penguasaan bola 44% sementara Le Havre lebih agresif dalam duel.

Gol pertama dicetak oleh penyerang Le Havre, Ally Samatta pada menit ke-41 setelah serangan balik cepat, memberi keunggulan 1-0.

Nice menyamakan kedudukan lewat gol Ali Abdi pada menit ke-59, hasil koreografi tendangan bebas Clauss yang dipindahkan ke Sanson dan Mendy sebelum menemukan jaringan.

Penjaga gawang Le Havre, Mory Diaw, mendapatkan nilai 7 setelah melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan keras Clauss pada menit ke-81.

Penjaga Nice, Yehvann Diouf, melakukan satu penyelamatan krusial pada menit ke-84 menahan tembakan Samatta, namun tak mampu menghentikan serangan lawan sebelumnya.

Pemain tengah Nice, Mohamed-Ali Cho, dinilai kurang berbahaya dan tidak menunjukkan intensitas yang dibutuhkan, tercatat nilai 6.

Pelatih Nice, Claude Puel, mengakui pertandingan ini sebagai “minimum syndikal” dan menekankan urgensi mengumpulkan poin menjelang laga melawan Lille, Marseille, dan Lens.

Puel menambahkan bahwa timnya harus meningkatkan intensitas, presisi umpan, dan kepercayaan diri dalam situasi menyerang.

Le Havre menampilkan taktik tiga bek tengah namun tetap mampu menciptakan peluang lebih banyak, menguasai 54% duel udara.

Statistik menunjukkan Nice mencetak enam tembakan, Le Havre lima, dengan akurasi tembakan hampir seimbang.

Kedudukan setelah pertandingan, Nice tetap di posisi 15 dengan empat poin di atas zona degradasi, sementara Le Havre berada di posisi 11.

Kedepannya, Nice harus mengatasi masalah defensif dan meningkatkan produktivitas, terutama mengingat jadwal yang akan mengadu dengan tiga klub besar dalam tiga pekan berikutnya.

Le Havre, dengan performa stabil, berusaha mengumpulkan poin untuk mengamankan posisi aman di tengah klasemen.

Pertandingan berakhir dengan sorakan penonton di Allianz Riviera, menandakan harapan kecil meski hasil imbang tidak cukup untuk mengurangi kecemasan suporter.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.