Media Kampung – 13 April 2026 | OGC Nice menyiapkan susunan pemain prediksi untuk laga melawan Le Havre pada pekan ke-30 Ligue 1, sambil berjuang menghindari zona degradasi. Tim Asal Riviera Prancis ini berada di posisi ke-17 dengan 30 poin, tiga poin di atas zona otomatis turun.

Pelatih Lucien Favre menegaskan pentingnya konsistensi dalam setiap laga menjelang akhir musim. Ia menambahkan bahwa pemulihan performa harus menjadi prioritas utama.

Dalam susunan prediksi, penyerang muda Isak Jansson dinyatakan absen karena cedera otot pada kaki kanan. Kojo Peprah Oppong juga tidak tersedia setelah mengalami cedera ligamen pada minggu sebelumnya.

Sebagai pengganti, Dante, pemain bek tengah asal Brasil, diperkirakan akan masuk dari bangku cadangan. Penempatan ini menunjukkan fleksibilitas taktik Favre di lini belakang.

OGC Nice menempati peringkat ke-17, hanya tiga poin memisahkan mereka dari zona aman Liga 1. Pada 30 pertandingan, Nice mencatat 7 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 14 kekalahan.

Statistik menunjukkan Nice mencetak 28 gol dan kebobolan 45 gol hingga saat ini. Rasio gol kebobolan menjadi sorotan utama dalam analisis performa tim.

Laga melawan Le Havre dijadwalkan pada 20 April 2026 di Allianz Riviera, dengan kapasitas stadion mencapai 35.000 penonton. Keberadaan pendukung lokal diharapkan memberikan dorongan moral bagi tim tuan rumah.

Pada pertemuan sebelumnya musim ini, Nice kalah 1-0 dari Le Havre pada babak pertama Ligue 1. Kekalahan tersebut menambah tekanan pada skuad untuk memperbaiki hasil di pertandingan selanjutnya.

Favre mengungkapkan bahwa motivasi pemain akan diukur dari intensitas latihan minggu ini. “Kami bekerja keras setiap hari, dan hasilnya akan terlihat di lapangan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Selain Dante, pemain sayap kiri Sofiane Diop diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di lini serang. Diop mencatat tiga assist dan satu gol dalam lima pertandingan terakhir.

Gelandang veteran Houssem Aouar kembali mendapatkan menit penuh setelah pemulihan cedera otot pada bulan Februari. Aouar diharapkan mengendalikan tempo permainan di tengah lapangan.

Penjaga gawang pertama, Walter Benítez, tetap menjadi pilihan utama setelah menorehkan sembilan penyelamatan krusial pada dua belas pertandingan terakhir. Performanya menjadi faktor penentu dalam menghadapi serangan Le Havre.

Di lini depan, striker Andy Delort masih menjadi andalan dengan lima gol dalam tujuh laga terakhir. Delort dijadwalkan memulai pertandingan bersama Dante dan Diop.

Tim medis Nice melaporkan tidak ada masalah kesehatan serius selain dua pemain yang absen. Pemulihan Jansson dan Oppong diperkirakan memerlukan tiga hingga empat minggu ke depan.

Pada hari Selasa sebelum pertandingan, Nice menggelar sesi taktik di lapangan latihan utama. Fokus utama adalah memperbaiki transisi cepat dari pertahanan ke serangan.

Analisis data pertandingan menunjukkan Nice memiliki rata-rata penguasaan bola 45 persen, lebih rendah dibanding rata-rata liga 52 persen. Upaya meningkatkan penguasaan menjadi prioritas taktis.

Statistik serangan menunjukkan Nice mencatat rata-rata 9 tembakan per pertandingan, sementara Le Havre rata-rata 12 tembakan. Efektivitas penyelesaian menjadi titik kunci bagi Nice.

Dalam beberapa minggu terakhir, liga Prancis mengalami penundaan jadwal karena cuaca ekstrim. Namun, pertandingan Nice vs Le Havre tetap dijaga jadwalnya.

Persaingan di zona degradasi semakin ketat, dengan Lille dan Rennes berada di posisi serupa. Hasil positif melawan Le Havre dapat mengangkat Nice setidaknya satu tempat.

Pihak manajemen Nice menyatakan akan meninjau performa tim setelah laga ini untuk menentukan strategi sisa musim. Keputusan transfer pada jendela Januari juga menjadi bahan pertimbangan.

Jika Nice berhasil meraih poin di pertandingan tersebut, peluang mereka keluar zona degradasi meningkat menjadi 65 persen menurut model prediksi statistik. Namun, satu kekalahan lagi dapat menurunkan harapan secara signifikan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.