Media Kampung – 12 April 2026 | Rachmat Irianto mengakui kekalahan telak Persebaya Surabaya 0-3 atas Persija Jakarta pada 12 April 2026, menilai timnya melakukan banyak kesalahan yang berujung pada hasil negatif.

Pertandingan pekan ke-27 Liga Super 2025/2026 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan tekanan tinggi dari tuan rumah yang berhasil mengendalikan alur permainan.

Statistik resmi menunjukkan Persija menguasai bola sebesar 67 persen, menembakkan 12 tembakan dengan enam tepat sasaran, sementara Persebaya hanya mencatat sepuluh tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang.

Rachmat menyoroti kesalahan di lini belakang yang sering memberikan ruang bagi penyerang Persija, serta kurangnya koordinasi di lini depan yang menghambat peluang serangan.

“Kami bermain tidak bagus hari ini, kami banyak melakukan kesalahan di area sendiri baik di belakang maupun di depan,” ujar Rachmat Irianto setelah peluit akhir.

Pelatih Bernardo Tavares menambahkan bahwa absennya Bruno Moreira disebabkan cedera, bukan isu non-teknis, dan menegaskan pentingnya kesiapan pemain cadangan.

Bruno Moreira, yang kontraknya akan berakhir pada akhir April 2026, mengalami cedera otot pada fase akhir pekan sebelumnya sehingga tidak dapat masuk dalam daftar pemain lawan Persija.

Kehilangan Moreira memperparah masalah di sektor serang Persebaya, karena pemain tersebut biasanya menjadi opsi utama dalam menciptakan peluang di area lawan.

Setelah kembali ke Surabaya, tim akan mengadakan sesi evaluasi menyeluruh termasuk analisis video untuk memperbaiki kesalahan taktis yang teridentifikasi.

Pelatih Tavares menekankan pentingnya perbaikan dalam transisi pertahanan ke serangan, serta meningkatkan akurasi tembakan di lini depan.

Rachmat Irianto, yang menjabat sebagai kapten dan pemain bertahan, menyatakan komitmen pribadi untuk meningkatkan konsentrasi dan koordinasi tim di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Persebaya saat ini berada di posisi menengah klasemen dengan 28 poin, dan kekalahan ini menurunkan peluang mereka untuk bersaing di zona zona Asia.

Persija Jakarta, di sisi lain, terus menunjukkan performa konsisten dengan catatan lima kemenangan beruntun, menempatkan mereka di puncak tabel dengan 38 poin.

Para suporter Green Force tetap memberikan dukungan melalui media sosial, menekankan harapan agar tim dapat bangkit dan memperbaiki mentalitas setelah kekalahan ini.

Latihan intensif dijadwalkan pada 14 April 2026, dengan fokus pada perbaikan penguasaan bola dan penyelesaian akhir yang lebih tajam.

Rachmat Irianto menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Persebaya tidak akan berlarut dalam hasil buruk dan siap berjuang di laga selanjutnya.

Kondisi terbaru menunjukkan seluruh skuad dalam proses pemulihan, sementara staf medis terus memantau kondisi pemain yang cedera.

Harapan besar tetap mengembalikan performa optimal pada pertandingan berikutnya, khususnya melawan lawan terdekat di klasemen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.