Media Kampung – Arema FC memanfaatkan jeda kompetisi BRI Super League 2026/27 untuk memperkuat organisasi permainan tim. Salah satu fokus utama dalam sesi latihan adalah meningkatkan penguasaan bola dan kekompakan pemain saat menerapkan sistem permainan, baik ketika bertahan maupun menyerang.
Asisten Pelatih Arema FC, Andre Caldas, menekankan pentingnya penguasaan bola dan organisasi permainan. Dalam sesi latihan terbaru, para pemain menggunakan sekitar 70 persen area lapangan untuk menjalankan berbagai skema permainan. “Kami fokus memantapkan kekompakan tim serta menerapkan sistem permainan yang akan kami gunakan, baik saat bertahan maupun menyerang. Kami juga sangat menekankan aspek penguasaan bola,” ujar Andre Caldas.
Penguasaan bola menjadi salah satu evaluasi Arema FC setelah menjalani pertandingan pada pekan sebelumnya. Menurut Andre, hal ini telah dibahas bersama pelatih kepala Marcos Santos yang saat ini berada di Brasil. “Jadi, itulah fokus latihan kami yakni meningkatkan kekompakan, pertahanan, dan penguasaan bola saat kami memegang bola,” tambahnya.
Dalam sesi latihan selama jeda kompetisi, Arema FC tidak hanya menggunakan satu pola permainan. Tim pelatih mencoba dua sistem permainan secara bergantian. Andre menjelaskan bahwa penerapan dua sistem tersebut bertujuan agar para pemain terbiasa menjalankan instruksi dalam berbagai situasi pertandingan. “Kami memiliki dua sistem permainan, jadi kami berganti-ganti di antara keduanya,” jelasnya.
Meskipun menggunakan dua sistem, penguasaan bola tetap menjadi salah satu prinsip yang ditekankan. Pemain diminta untuk menjaga bola dan mengontrol jalannya pertandingan. “Kami selalu menekankan betapa pentingnya menguasai bola dan mengendalikan jalannya pertandingan,” ungkap Andre.
Latihan selama jeda kompetisi ini merupakan bagian dari upaya Arema FC untuk memperbaiki sejumlah aspek permainan sebelum kembali tampil di BRI Super League 2026/27. Pada pekan keempat, Arema FC dijadwalkan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 10 Oktober 2026. Andre menyatakan bahwa kebutuhan untuk meningkatkan penguasaan bola sudah menjadi pembahasan tim pelatih setelah pertandingan menghadapi Persik Kediri.














