Media KampungJoshua Zirkzee dikabarkan akan segera meninggalkan Manchester United dengan nilai transfer sekitar 25 juta euro. Penyerang asal Belanda ini menjadi incaran utama klub Serie A, AS Roma, yang ingin mendatangkannya pada bursa transfer musim panas mendatang.

Kabar ini menguat setelah pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menyampaikan keinginannya kepada pemilik klub Ryan Friedkin agar merekrut Zirkzee. Gasperini memiliki rencana khusus untuk pemain berusia 25 tahun tersebut, dengan posisi yang berbeda dari perannya selama ini, yakni sebagai gelandang serang kiri di belakang striker utama.

Minat Roma terhadap Zirkzee bukan hal baru. Musim dingin lalu, transfer ini nyaris terwujud karena sang pemain juga terbuka untuk bergabung dengan klub Italia tersebut. Namun, perubahan pelatih di Manchester United pada Januari lalu serta kebangkitan performa tim di bawah Michael Carrick membuat kesepakatan batal terjadi.

Meskipun Manchester United berhasil memperbaiki posisi mereka di klasemen Premier League dan memastikan tiket Liga Champions, peluang bermain Zirkzee tetap terbatas. Di bawah asuhan Carrick, Zirkzee hanya sekali menjadi starter dan mengumpulkan total 127 menit bermain dalam sepuluh pertandingan. Ia juga beberapa kali duduk di bangku cadangan dan sempat absen karena cedera.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa masa depan Zirkzee di Old Trafford kurang menjanjikan. Carrick bahkan telah meminta manajemen klub untuk mendatangkan tambahan pemain penyerang, yang akan memperketat persaingan di lini depan. Hal ini membuat kepergian Zirkzee menjadi langkah yang hampir pasti.

AS Roma melihat peluang tersebut dan bersiap mengajukan tawaran antara 20 hingga 25 juta euro untuk memperoleh jasa Zirkzee. Nilai ini jauh lebih rendah dibandingkan biaya yang dikeluarkan Manchester United saat merekrutnya dari Bologna pada tahun 2024, yakni 42,5 juta euro.

Pelatih Gasperini memiliki gambaran jelas tentang bagaimana memanfaatkan Zirkzee dalam skema timnya. Alih-alih menempatkan Zirkzee sebagai penyerang tengah, Gasperini ingin mengubah peran sang pemain menjadi gelandang serang yang beroperasi dari sisi kiri, bekerja sama dengan Donyell Malen sebagai duet penyerang Belanda di Roma.

Dengan adanya perkembangan ini, masa depan Zirkzee di Manchester United semakin tidak pasti dan kemungkinan besar akan berakhir dalam waktu dekat. Transfer ke AS Roma menjadi opsi yang paling realistis untuknya dalam mencari kesempatan bermain lebih banyak dan peran yang sesuai dengan gaya permainan Gasperini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.