Media Kampung – AS Roma sukses meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Parma di menit-menit akhir pertandingan yang berlangsung di Stadion Ennio Tardini, Minggu malam. Kemenangan ini sangat penting bagi Roma untuk menjaga peluang mereka tampil di Liga Champions musim depan.
Sejak awal pertandingan, Roma langsung mengambil inisiatif menyerang. Gol pembuka tercipta pada menit ke-22 melalui Donyell Malen yang memanfaatkan kerja sama apik dengan Paulo Dybala, pemain yang musim ini menjalani musim terakhirnya bersama Roma. Namun, Parma tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Gabriel Strefezza yang memanfaatkan umpan Hans Nicolussi Caviglia.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Roma kembali menekan dengan Malen nyaris menggandakan keunggulan lewat tendangan keras yang berhasil ditepis oleh kiper Parma, Zion Suzuki. Namun, Parma justru berbalik unggul di menit ke-87 lewat sundulan Mandela Keita yang mengubah skor menjadi 2-1.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan kemenangan Parma, Roma menunjukkan determinasi tinggi. Devyne Rensch berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-94, memaksa laga berlanjut ke masa injury time. Drama semakin memuncak ketika pemain Parma, Sascha Britschgi, menerima kartu kuning kedua dan wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran tersebut.
Eksekutor penalti, Donyell Malen, tidak menyia-nyiakan kesempatan dan memastikan kemenangan Roma dengan gol pada menit ke-98. Tiga poin penuh ini membuat Roma naik ke posisi kelima klasemen sementara Serie A, menggusur Como, dan mempertahankan peluang mereka tampil di pentas Liga Champions musim depan.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Roma yang tengah berupaya mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Dengan sisa pertandingan yang ada, Roma harus mempertahankan performa konsisten agar bisa mewujudkan target tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan