Media Kampung – Toronto Raptors mengalahkan Cleveland Cavaliers 112-110 dalam perpanjangan waktu pada Game 6, memaksa seri menjadi 3-3 dan menyiapkan Game 7 di Rocket Arena.
RJ Barrett meluncurkan tembakan tiga angka berjarak 29 kaki dengan tiga detik tersisa, bola melambung tinggi sebelum masuk bersih pada 1,2 detik terakhir overtime.
Keberhasilan tembakan tersebut memberikan Raptors kemenangan dramatis setelah kedua tim saling menukar poin sepanjang perpanjangan waktu.
Scottie Barnes mencatat double‑double dengan 25 poin, 14 assist, dan menambahkan tujuh rebound, menjadi kontributor utama tim.
Evan Mobley menorehkan performa terbaiknya di seri ini, mencetak 26 poin dan merebut 14 rebound untuk Cavaliers.
Donovan Mitchell menutup pertandingan dengan 24 poin meski timnya gagal mengamankan kemenangan di menit-menit krusial.
James Harden hampir meraih triple‑double, mencatat 16 poin, sembilan rebound, dan sembilan assist.
Raptors harus bermain tanpa point guard Immanuel Quickley yang absen akibat cedera hamstring, serta forward Brandon Ingram yang ditinggalkan karena peradangan tumit kanan.
Ja’Kobe Walter menggantikan Ingram dan mencetak 24 poin, membantu Raptors tetap kompetitif meski berada dalam situasi kekurangan pemain.
Tim Toronto juga memanfaatkan peran Sandro Mamukelashvili yang mencuri bola dari Dennis Schroder pada kuarter pertama, kemudian mencetak poin penyeimbang.
Scottie Barnes menampilkan aksi defensif dengan blok pada James Harden, diikuti oleh high‑five kepada seorang penonton yang berada di barisan depan arena.
Selama paruh pertama, Raptors memimpin dengan keunggulan 61-51 berkat serangkaian tembakan akurat dari Walter dan Barnes.
Cleveland menunjukkan dominasi di cat, namun gagal memanfaatkan peluang kedua pada menit-menit akhir kuartal ketiga.
Donovan Mitchell meleset pada percobaan tiga angka 27 kaki, dan rebound berikutnya gagal menghasilkan poin penting.
Jarrett Allen berjuang keras di dalam cat, tetapi tidak berhasil mengubah alur pertandingan pada fase krusial.
Statistik tim menunjukkan bahwa Raptors unggul dalam persentase tembakan tiga angka, sementara Cavaliers lebih kuat dalam rebound ofensif.
Pelatih Raptors, Darko Rajaković, menyatakan bahwa ketangguhan mental tim menjadi faktor penentu dalam kemenangan overtime tersebut.
“Kami percaya pada kemampuan kami untuk bangkit di saat-saat paling sulit,” kata Rajaković setelah pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Cavaliers, J.B. Bickerstaff, mengakui bahwa eksekusi di akhir pertandingan masih kurang.
“Kita harus belajar menutup pertandingan dengan lebih baik,” ujarnya kepada wartawan.
Sejarah mencatat bahwa Raptors belum pernah menang di Rocket Arena pada 10 percobaan playoff sebelumnya, menambah tekanan pada tim tuan rumah.
Game 7 dijadwalkan pada hari Minggu, dengan kedua tim bersaing untuk melaju ke Final Konferensi Timur.
Penonton di Scotiabank Arena merayakan kemenangan Raptors dengan sorakan keras, menciptakan atmosfer yang menegangkan hingga menit terakhir.
Kehadiran penonton yang penuh semangat memberikan dorongan moral bagi para pemain Raptors yang hampir tereliminasi.
Statistik individu menunjukkan bahwa selain Barnes, pemain seperti Walter dan Barrett berkontribusi signifikan dalam skor tim.
Barrett, asal Mississauga, mencatat total 24 poin dan hampir meraih double‑double dengan sembilan rebound.
Tim Cavaliers berusaha memperbaiki eksekusi serangan di paint, namun gagal mengonversi peluang pada fase akhir pertandingan.
Kesempatan kedua yang terlewat oleh Cavaliers pada kuartal keempat menjadi faktor penentu dalam hasil akhir.
Dengan seri kini imbang, kedua tim akan menyiapkan strategi khusus menjelang Game 7 yang diprediksi akan menjadi pertarungan ketat.
Pemain kunci Cavaliers diharapkan meningkatkan akurasi tembakan luar dan mengoptimalkan rotasi pemain di menit-menit penentuan.
Sementara itu, Raptors akan mengandalkan pertahanan agresif dan kemampuan penembakan jauh untuk menekan lawan.
Penggemar NBA di seluruh dunia menantikan duel sengit ini, mengingat pentingnya kemenangan bagi kedua tim yang ingin melaju ke babak berikutnya.
Game 7 diproyeksikan akan menjadi pertandingan penentu, dengan kedua pelatih menekankan pentingnya fokus dan disiplin taktik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan