Media Kampung – Statcast menilai performa Byron Buxton di center field sebagai rata-rata, menimbulkan pertanyaan apakah penilaian tersebut mencerminkan kemampuan sebenarnya.

Metric UZR (Ultimate Zone Rating) Buxton berada di +2,4, sementara OAA (Outs Above Average) hanya +1,1 pada 2024, menunjukkan kontribusi defensif di bawah standar pemain tengah lapangan elite.

Jika dibandingkan dengan rata‑rata liga yang berada di +5,0 UZR, Buxton masih tertinggal, namun angka tersebut lebih tinggi daripada yang tercatat pada musim 2023 ketika UZR hanya +0,8.

Pada pertandingan melawan Chicago White Sox tanggal 12 Mei 2024, Buxton berhasil melakukan leaping catch pada sac fly yang menyelamatkan satu run tambahan.

Statistik ofensifnya tetap kuat; ia mencatat .285 batting average, 18 home run, dan 28 stolen bases hingga pertengahan musim.

Manajer Minnesota Twins, Rocco Baldelli, menegaskan bahwa pertahanan tetap menjadi fokus utama meski serangan Buxton mengangkat tim.

“Kami percaya Buxton dapat meningkatkan pertahanannya melalui latihan khusus, dan kami memberi dukungan penuh untuk perkembangan tersebut,” ungkap Baldelli dalam konferensi pers.

Menurut analis Statcast, “Data menunjukkan bahwa kecepatan reaksi dan sudut lintasan masih dapat dioptimalkan, sehingga nilai UZR dapat naik secara signifikan.”

Penggemar Twins menyambut baik penilaian tersebut, namun berharap Buxton akan kembali menunjukkan keunggulan lapangan yang menjadi ciri khasnya sejak debut.

Ke depan, Twins akan menghadapi serangkaian pertandingan melawan tim terkuat Liga Barat, menjadikan perbaikan defensif Buxton krusial untuk menjaga posisi di klasemen.

Jika Buxton berhasil meningkatkan nilai pertahanan, ia dapat kembali menjadi aset defensif utama dan membantu Twins meraih peluang playoff pada akhir musim.

Sejauh ini, statistik gabungan ofensif dan defensifnya menempatkan Buxton di antara lima pemain teratas Twins dalam WAR (Wins Above Replacement) dengan 4,2 poin.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.