Media Kampung – Federico Dimarco menorehkan performa luar biasa pada pertandingan Serie A antara Torino dan Inter Milan yang berakhir imbang 2-2 pada Minggu, 26 April 2026, sekaligus mencetak rekor assist terbanyak dalam sejarah kompetisi; dua umpan terobosan Dimarco langsung menghasilkan gol bagi Inter, menjadikannya pemain dengan assist terbanyak di level Serie A hingga kini.

Assist pertama Dimarco terjadi pada menit ke-23 ketika ia mengirimkan bola lurus ke depan kepada Marcus Thuram yang kemudian mengeksekusi peluang dengan tembakan tepat ke gawang, sementara assist kedua tercipta pada menit ke-61 ketika ia menyalurkan umpan terobosan kepada Yann Bisseck yang menambah keunggulan Inter dua gol lebih awal.

Statistik individu Dimarco dalam laga tersebut menunjukkan 41 operan akurat dari 45 percobaan dengan tingkat akurasi mencapai 91 persen, lima peluang yang diciptakan termasuk dua peluang besar, serta dua tembakan tepat sasaran yang menegaskan perannya sebagai penggerak serangan utama tim tamu.

Selain kontribusi ofensif, Dimarco juga aktif dalam fase defensif dengan satu intersepsi penting dan beberapa aksi tekel yang membantu menahan serangan balik Torino, menambah nilai tambahnya sebagai pemain sayap kiri yang seimbang antara tugas menyerang dan bertahan.

Pertandingan dimulai dengan dominasi Inter yang berhasil membuka skor lewat Thuram pada menit ke-23, diikuti gol kedua dari Bisseck pada menit ke-61; meski Torino bangkit dengan gol Giovanni Simeone pada menit ke-70 dan penyamaan skor melalui penalti Nikola Vlasic pada menit ke-79, Inter tak mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya harus berbagi poin.

Setelah pertandingan, Dimarco menyatakan, “Saya sangat senang bisa membantu tim dengan memberikan dua assist dan tetap berkontribusi di kedua sisi lapangan; ini adalah hasil kerja keras bersama rekan-rekan dan taktik pelatih.”

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menambahkan, “Federico menunjukkan kualitas luar biasa di sayap kiri, baik dalam menciptakan peluang maupun membantu pertahanan; pencapaian rekornya merupakan kebanggaan bagi klub dan memberi motivasi bagi seluruh skuad.”

Kemenangan atau poin yang diraih Inter tidak mengubah posisi mereka di puncak klasemen; mereka tetap memimpin Serie A dengan selisih poin nyaman, sementara Torino menempati posisi menengah namun menunjukkan perlawanan kuat pada laga tersebut.

Rekor assist yang dicapai Dimarco menempatkannya di atas nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne, Thierry Henry, Lionel Messi, dan Gerd Müller, yang sebelumnya mendominasi daftar pencapaian serupa di kompetisi top Eropa, menandai era baru bagi pemain sayap kiri Italia dalam sejarah Serie A.

Ke depan, Inter Milan akan menghadapi pertandingan penting melawan Juventus pada pekan berikutnya, sementara Dimarco diprediksi akan terus menjadi ancaman bagi pertahanan lawan dengan kemampuan mengirimkan umpan-umpan berbahaya dan menjaga keseimbangan tim di lini tengah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.