Media Kampung – Veda Ega Pratama kembali menyiapkan diri untuk seri Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez dengan mengandalkan motor berteknologi tinggi yang dirancang khusus oleh Honda Team Asia, menonjolkan spesifikasi motor Veda Ega Pratama yang telah dioptimalkan untuk lintasan berkecepatan tinggi.
Balapan dijadwalkan berlangsung antara 24 hingga 26 April 2026, menandai kembalinya pembalap berusia 17 tahun setelah kegagalan finish di Circuit of the Americas, Austin pada 29 Maret lalu; persiapan intensif selama tiga minggu libur memberi kesempatan bagi tim untuk menyesuaikan setelan motor.
Motor yang dikendarai Veda memiliki mesin 250 cc, satu silinder, empat langkah, dengan bore‑stroke 81,0 mm × 53,0 mm, menghasilkan tenaga puncak sekitar 55 hp pada 13.500 rpm serta torsi maksimal 30 Nm pada 11.000 rpm, sesuai regulasi Moto3 2026 yang menekankan keseimbangan antara daya dan keandalan.
Kerangka mesin dibangun menggunakan rangka aluminium alloy berinsulasi, dengan bobot minimum 152 kg termasuk pengendara, dilengkapi sistem elektronik kontrol traksi (ECU) yang dapat diprogram oleh tim untuk menyesuaikan kurva tenaga pada tiap bagian lintasan, serta sistem injeksi bahan bakar berbasis fuel‑mapping yang memungkinkan respon gas yang halus.
Suspensi depan menggunakan fork telescopic invert 43 mm dari Showa dengan tiga tingkat penyesuaian preload, sementara suspensi belakang memakai monoshock Uni‑Trak dengan penyesuaian rebound dan compression; kedua komponen dirancang untuk menyerap guncangan di tikungan cepat Jerez yang memiliki radius 4,4 km.
Rem cakram hidrolik berdiameter 300 mm di depan dan 220 mm di belakang dilengkapi dengan master‑cylinder bertekanan tinggi, memberikan daya pengereman yang konsisten pada suhu tinggi; ban Pirelli slick tipe Moto3 standar dipasang pada rim aluminium berukuran 17 inci, dengan profil khusus untuk meningkatkan grip pada permukaan aspal abrasif.
Setelah insiden high‑side di tikungan 11 Austin yang menyebabkan Veda tidak dapat menyelesaikan balapan, ia menegaskan bahwa fokus utama kini adalah mengoptimalkan setelan motor untuk menemukan ritme yang tepat di Jerez, mengingat catatan FP1 menempatkannya pada posisi ke‑24 dengan waktu 1:46.808 detik.
Tim Honda Asia berkomitmen melakukan sesi latihan sore untuk mengejar zona 15 terdepan, mengingat keunggulan motor Honda dalam hal kestabilan akselerasi dan kemampuan manuver pada tikungan teknis; harapan Veda adalah mengubah spesifikasi motor menjadi keunggulan kompetitif untuk meraih podium kembali.
Dengan data teknis yang telah teruji dan pengalaman Veda di Red Bull Rookies Cup 2025, motor bernomor 9 ini diharapkan dapat menampilkan performa maksimal pada fase kualifikasi dan balapan utama, menjadikan spesifikasi motor Veda Ega Pratama sebagai faktor penentu dalam upaya meraih hasil kuat di Moto3 Spanyol 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan