Media Kampung – FCSB diperkirakan akan kehilangan hingga R4 juta akibat cedera meniskus defender Siyabonga Ngezana, yang mengancam partisipasinya di Piala Dunia 2026.
Klub Romania tersebut mengumumkan bahwa Ngezana mengalami cedera setelah kembali dari turnamen AFCON, memaksa ia absen selama tiga bulan.
Setelah masa pemulihan, Ngezana kembali berlatih pada minggu lalu namun menolak operasi untuk memperbaiki meniskusnya demi menjaga peluang masuk ke skuad nasional.
Keputusan tersebut menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan manajemen FCSB, terutama presiden klub Gigi Becali yang menegaskan dampak finansial yang signifikan.
Becali menyatakan bahwa ketidakhadiran Ngezana dalam skuad final pelatih Hugo Broos dapat mengakibatkan kerugian sekitar €200.000, atau setara R3,88 juta.
Perkiraan kerugian tersebut mencakup bonus yang dijanjikan klub kepada pemain bila ia berpartisipasi dalam Piala Dunia.
Menurut laporan Digisport, bonus tersebut merupakan insentif utama yang memotivasi Ngezana untuk kembali ke lapangan secepatnya.
Namun, tanpa kepastian pemulihan penuh, risiko kehilangan bonus tetap tinggi, menambah beban ekonomi FCSB.
FCSB, yang sebelumnya dikenal sebagai Steaua Bucharest, tengah berupaya memperkuat posisi mereka di Liga I Romania.
Penambahan Ngezana ke dalam skuad diharapkan meningkatkan kualitas lini belakang klub dan memberikan stabilitas pertahanan.
Siyabonga Ngezana, pemain asal Afrika Selatan berusia 25 tahun, menandatangani kontrak dengan FCSB pada Januari 2025 setelah menonjol di kompetisi Afrika.
Ia dikenal memiliki kecepatan, ketangguhan fisik, dan kemampuan membaca permainan yang baik.
Namun, cedera meniskus yang terjadi pada April 2026 menghambat proses adaptasinya di liga Eropa.
Dokter tim menyatakan bahwa pemulihan non-bedah dapat memakan waktu lebih lama dan meningkatkan risiko komplikasi di kemudian hari.
Pelatih Hugo Broos menegaskan pentingnya keputusan Ngezana untuk menghindari operasi demi menjaga peluangnya dalam timnas Bafana Bafana.
Broos menambahkan bahwa jika Ngezana tidak dapat tampil dalam Piala Dunia, FCSB harus mencari alternatif pemain bertahan yang dapat mengisi kekosongan.
FCSB saat ini tengah memantau perkembangan kondisi Ngezana secara intensif melalui sesi fisioterapi harian.
Jika pemain tersebut kembali fit dalam dua minggu ke depan, klub berencana mengintegrasikannya kembali ke dalam skuad utama.
Sejauh ini, belum ada konfirmasi resmi dari FCSB mengenai langkah selanjutnya jika Ngezana tetap absen pada fase akhir kompetisi.
Situasi ini menambah ketegangan menjelang akhir musim Liga I, di mana setiap poin sangat berpengaruh pada klasemen akhir klub.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Leave a Reply