Media Kampung – 13 April 2026 | Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, menyatakan kemungkinan perombakan pasangan setelah Kejuaraan Dunia di New Delhi, dengan fokus utama pada persiapan Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Asia 2026 memperlihatkan dominasi pasangan Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, sementara pasangan Malaysia mengalami kesulitan, menimbulkan tekanan pada tim Herry untuk mengevaluasi strategi.

Herry menegaskan bahwa keputusan penting akan ditunda hingga setelah Kejuaraan Dunia pada Agustus, mengingat perlunya data performa terbaru untuk menilai efektivitas kombinasi yang ada.

Menurut pernyataannya, “Ada kemungkinan perubahan, namun kami harus berdiskusi dengan pemain dan tim kepelatihan terlebih dahulu,” menambah Herry, menyoroti pentingnya konsensus dalam proses seleksi.

Pasangan dunia peringkat dua, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, tetap aman dari perombakan karena konsistensi hasil dan peran strategis mereka dalam rangkaian turnamen internasional.

Man Wei Chong yang mengalami cedera kini menjadi titik fokus; Herry mengusulkan penempatan sementara Tee Kai Wun dengan partner baru untuk mempertahankan eksposur kompetitif selama proses rehabilitasi Chong.

Keputusan terbaru melibatkan pemisahan pasangan dunia peringkat 30, Choong Hon Jian dan Mohd Haikal Nazri, yang kini bergabung dengan pasangan baru untuk menambah variasi taktik tim.

Hon Jian kini berpasangan dengan Wong Vin Sean, sedangkan Haikal mengemban tugas bersama Bryan Jeremy Goonting, keduanya dijadwalkan bertanding di Thailand Open pada pertengahan Mei.

Turnamen penting berikutnya, Indonesia Open dan Australian Open, akan menjadi arena uji coba bagi formasi baru sebelum menilai kembali efektivitasnya menjelang akhir tahun.

Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya pada September menjadi batu loncatan kritis, karena hasilnya akan memengaruhi poin klasemen Olimpiade dan alokasi kuota negara.

Rangkaian kualifikasi Olimpiade 2028 menuntut Malaysia menempatkan pasangan yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga tahan lama dalam kalender kompetisi yang padat.

Herry menegaskan bahwa proses keputusan melibatkan diskusi intensif dengan manajemen Badminton Association of Malaysia (BAM) serta evaluasi data statistik pertandingan.

Berbekal pengalaman melatih tim nasional sejak 2010, Herry dikenal mampu mengoptimalkan potensi pemain melalui pendekatan ilmiah dan penyesuaian taktis yang dinamis.

Perombakan yang direncanakan diharapkan meningkatkan kedalaman skuad ganda putra Malaysia, memperkecil risiko ketergantungan pada satu pasangan utama.

Sejauh ini, cedera Man Wei Chong masih dipantau; tim medis memberikan perkiraan pemulihan tiga hingga empat minggu, sementara Kai Wun tetap aktif berkompetisi.

Herry menutup dengan menegaskan bahwa evaluasi akhir akan dilakukan setelah seluruh turnamen musim ini selesai, dengan keputusan final dijadwalkan pada akhir Desember 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.