Media Kampung, Jakarta – Stasiun Duri di Jakarta Barat kembali dalam kondisi kondusif setelah terjadi gangguan pada eskalator yang mengakibatkan 12 orang terluka pada Sabtu pagi. Gangguan ini terjadi sekitar pukul 07.45 WIB, ketika eskalator yang menuju jalur 5 berbalik arah secara tiba-tiba, menyebabkan sejumlah penumpang terjatuh.
Setelah insiden tersebut, petugas segera melakukan perbaikan dan pelayanan di stasiun telah kembali normal. Meskipun eskalator yang mengalami gangguan telah diperbaiki, akses menuju eskalator tersebut masih ditutup dengan terpal putih dan garis pembatas untuk keamanan penumpang. Sementara itu, eskalator lain di dekatnya beroperasi dengan normal dan dapat digunakan oleh penumpang.
Aktivitas penumpang di Stasiun Duri pun tetap berlangsung seperti biasa, meskipun beberapa penumpang harus mencari akses alternatif untuk mencapai peron 5. Operasional kereta, termasuk KRL dan kereta bandara, juga tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan.
Menurut informasi yang disampaikan oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dari 12 pengguna yang terluka, 10 di antaranya adalah orang dewasa dan 2 anak-anak. Semua korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan awal di Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri. Lima orang di antaranya telah melanjutkan perjalanan, sementara lima lainnya dirujuk ke RS Duta Indah, dan dua lainnya masih dalam observasi.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan eskalator yang mengalami gangguan akan kembali beroperasi. Pihak stasiun terus melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan penumpang selama proses pemulihan ini.














