BBPMP Jatim Lakukan Monitoring Sistem Penerimaan Murid Baru 2026 di Surabaya
Media Kampung – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur menggelar monitoring pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Surabaya. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahap penerimaan murid baru berjalan sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan tanpa diskriminasi.
Posko Konsultasi SPMB: Pelayanan Responsif dan Mudah Diakses
Dalam pengawasan tersebut, tim BBPMP meninjau layanan konsultasi dan pendampingan yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Salah satu fasilitas utama yang mendapat perhatian adalah Posko Konsultasi SPMB yang dinilai responsif dan mudah dijangkau masyarakat. Posko ini memudahkan calon murid dan orang tua memperoleh informasi resmi, melakukan konsultasi pendaftaran, serta mendapatkan pendampingan atas kendala selama proses pendaftaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyatakan bahwa posko konsultasi merupakan wujud komitmen pemerintah kota dalam memberikan pelayanan terbaik dan transparan. Selain layanan tatap muka di kantor dinas, masyarakat juga dapat mengakses layanan konsultasi di sejumlah sekolah negeri serta kanal daring yang disediakan untuk memperluas jangkauan informasi secara cepat dan mudah.
Integrasi Teknologi dan Penyebaran Titik Layanan
BBPMP Jawa Timur memberikan apresiasi khusus atas pemanfaatan teknologi informasi dalam SPMB Surabaya. Integrasi layanan daring mempercepat penyampaian informasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Selain itu, penyebaran titik layanan konsultasi di berbagai lokasi sekolah negeri memungkinkan masyarakat tidak bergantung pada satu pusat layanan saja, yang mendukung pelaksanaan penerimaan murid baru lebih efisien dan inklusif.
Manfaat Monitoring untuk Perbaikan Pelayanan Pendidikan
Kegiatan monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kualitas pelaksanaan SPMB di daerah. Evaluasi yang dilakukan diharapkan menjadi bahan perbaikan setiap tahapan penerimaan peserta didik baru sehingga pelayanan pendidikan di Surabaya semakin berkualitas dan berkeadilan.
Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, termasuk pelaksanaan SPMB yang transparan dan akuntabel. Dengan dukungan layanan konsultasi yang tersebar luas dan teknologi informasi, pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan berjalan lancar dan memberikan kemudahan optimal bagi masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan