Media Kampung – Bek timnas Prancis, Jules Koundé, mengalami cedera saat pertandingan uji coba melawan Irlandia Utara pada Senin (15/6/2026) lalu. Namun, kabar baiknya, cedera tersebut tidak serius dan Koundé dipastikan akan tampil saat Prancis menghadapi Senegal di laga perdana Grup I Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan yang dimenangkan Prancis dengan skor 3-1 itu, Koundé ditarik keluar pada babak pertama oleh pelatih Didier Deschamps. Awalnya banyak yang menduga keputusan tersebut diambil karena alasan disiplin, tetapi Media Kampung melaporkan bahwa bek FC Barcelona itu mengalami cedera dan digantikan oleh Malo Gusto.

Menurut laporan dari L’Equipe, kondisi Koundé tidak perlu dikhawatirkan jelang laga perdana Piala Dunia melawan Senegal yang akan digelar 48 jam setelah pertandingan tersebut. Meski demikian, tim medis akan terus memantau perkembangannya, terutama apakah ia bisa mengikuti latihan yang dijadwalkan pada Kamis (18/6/2026) di Boston.

Dengan pulihnya Koundé, Prancis dipastikan bisa menurunkan lini belakang terbaiknya. Dalam susunan pemain yang dirilis untuk laga melawan Senegal, Koundé tercatat sebagai bek kanan dalam formasi 4-2-3-1 bersama Dayot Upamecano, William Saliba, dan Lucas Hernández. Kiper Mike Maignan akan berada di bawah mistar.

Prancis sendiri datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu favorit juara. Tim besutan Didier Deschamps ini lolos dengan catatan tak terkalahkan di kualifikasi Zona Eropa, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang. Di lini depan, Kylian Mbappé akan menjadi kapten sekaligus ujung tombak serangan, didukung oleh Ousmane Dembélé, Désiré Doué, dan Michael Olise.

Sementara itu, Senegal juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati kualifikasi tanpa kekalahan. Pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2026 ini menjadi ulangan dari laga legendaris tahun 2002, saat Senegal mengejutkan Prancis selaku juara bertahan dengan kemenangan 1-0.

Laga Prancis vs Senegal akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, pada Kamis (17/6/2026) pukul 15.00 waktu setempat. Prancis berambisi memulai turnamen dengan kemenangan dan melupakan kenangan pahit 24 tahun lalu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.