Media Kampung – Pemerintah Kota Cimahi merasa was-was dengan kelangsungan proyek underpass Gatot Subroto – Baros yang hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda dimulainya pengerjaan fisik. Proyek yang bernilai sekitar Rp 150 miliar ini sangat dinantikan untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Sejak janji pembangunan proyek yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tidak ada perkembangan nyata di lapangan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cimahi menyatakan bahwa kekhawatiran muncul karena waktu pelaksanaan proyek semakin mepet, sementara persiapan fisik belum disentuh sama sekali.
Proyek underpass ini menjadi solusi strategis untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di ruas Gatot Subroto – Baros. Pemkot Cimahi berharap pengerjaan segera dimulai agar tidak mengganggu rencana pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang sudah dijadwalkan. Tertundanya proyek ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di daerah tersebut.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait kendala teknis atau administratif yang menyebabkan keterlambatan pengerjaan. Pemkot Cimahi terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar proyek ini dapat segera terealisasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sampai saat ini, proyek underpass tersebut masih berada dalam tahap persiapan, dan belum ada aktivitas konstruksi di lapangan. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mengawasi perkembangan proyek ini agar tidak mengalami kegagalan atau pembatalan yang dapat merugikan masyarakat luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan