Media Kampung – 17 April 2026 | Harga per malam hotel tempat Presiden Prabowo Subianto merayakan ulang tahun Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Paris mencapai Rp300 juta, setara dengan nilai rumah mewah di Indonesia, menjadi sorotan utama publik. Berita ini mengonfirmasi bahwa akomodasi yang dipilih adalah Four Seasons Hotel George V, salah satu properti paling prestisius di dunia.

Perayaan berlangsung pada 15 April 2026, di tengah kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Prancis untuk pertemuan bilateral dengan pejabat Paris. Rombongan resmi, termasuk beberapa menteri, menginap di hotel tersebut selama dua malam, sekaligus menyelenggarakan acara sederhana untuk Teddy.

Four Seasons Hotel George V terletak di Avenue George V, dekat Champs‑Élysées, dan dikenal dengan layanan bintang lima serta arsitektur Art Deco yang megah. Hotel ini memiliki 244 kamar, restoran berkelas Michelin, serta fasilitas spa dan ballroom yang sering dipilih oleh tokoh dunia.

Menurut data internal hotel yang bocor, tarif standar kamar suite senior pada bulan April 2026 adalah Rp300.000.000 per malam, belum termasuk pajak dan layanan tambahan. Angka tersebut sebanding dengan harga properti mewah di kawasan elit Jakarta Selatan, di mana rumah tipe vila dapat dijual dengan nilai serupa.

Sekretaris Pribadi Presiden, Agung Surahman, menuliskan di akun Instagram pribadinya bahwa perayaan ulang tahun Teddy berlangsung dalam suasana sederhana di antara agenda kerja yang padat. \”Momen sederhana di sela kegiatan,\” tulisnya, menegaskan bahwa tidak ada kemewahan berlebihan meski tempat menginap tergolong elit.

Kunjungan Prabowo ke Paris mencakup pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Prancis, kunjungan ke pusat inovasi teknologi, serta penandatanganan memorandum kerja bilateral pada 14 April 2026. Acara ulang tahun Teddy dijadwalkan pada sore hari berikutnya, menjelang agenda resmi berakhir.

Netizen di media sosial segera menyoroti selisih biaya menginap yang setara rumah mewah, menilai penggunaan anggaran publik harus dipertanggungjawabkan. Beberapa komentar menuntut transparansi dari Kantor Presiden terkait alokasi dana untuk akomodasi resmi selama luar negeri.

Hingga saat ini, Kantor Presiden belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai rincian biaya, namun sumber dalam lingkup pemerintahan menyatakan bahwa tarif hotel telah dibayar melalui anggaran kunjungan luar negeri yang telah disetujui DPR. Pengawasan internal diharapkan memastikan bahwa semua pengeluaran memenuhi standar akuntabilitas keuangan negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.