Media Kampung – 09 April 2026 | Al‑Hilal mengamankan kemenangan 6-0 atas Al‑Kholood pada putaran ke‑29 Liga Profesional Saudi Roshen, dengan Karim Benzema mencetak hat‑trick kedua dalam kompetisi ini.

Benzema menegaskan bahwa meraih gelar memerlukan kerja keras, konsistensi kemenangan, dan fokus pada diri sendiri.

Ia menambahkan bahwa tim masih memiliki enam laga tersisa dan harus terus menang, mengingat rival langsung Al‑Nassr sedang mengalami penurunan performa.

Menurutnya, gol memang penting, tetapi kerja sama tim menjadi faktor utama, dan Al‑Hilal menunjukkan karakter kuat dalam menghadapi situasi apapun.

Benzema menutup wawancara dengan menekankan pentingnya menutup bab pertandingan ini dan mempersiapkan laga berikutnya melawan Al‑Sadd di AFC Champions League.

Baca juga:

Di sisi lain, jurnalis Khalid Al‑Shneef mengkritik keras Al‑Ittihad dan Al‑Ahli setelah kedua klub Jeddah gagal mencetak hasil positif pada putaran yang sama.

Al‑Ittihad kalah 3-4 dari Neom SC pada menit akhir, sementara Al‑Ahli hanya berhasil mengamankan hasil imbang 1-1 melawan Al‑Fayha.

Al‑Shneef menilai Al‑Ittihad tidak menunjukkan bentuk, rasa, atau aroma permainan yang berarti, dan menganggap kegagalan mereka pantas mengingat peluang di Liga Champions Asia.

Ia menambahkan bahwa kekecewaan terhadap Al‑Ittihad semakin besar karena penampilan yang tidak memberikan harapan bagi pendukungnya.

Dengan hasil tersebut, liga tampak semakin terlepas dari dominasi tradisional klub Jeddah, memberi ruang bagi Al‑Hilal untuk memperkuat posisi di puncak klasemen.

Baca juga:

Saat ini Al‑Hilal berada di posisi kedua, terpaut beberapa poin dari pemimpin Al‑Nassr, dengan enam pertandingan tersisa menjelang akhir musim.

Penampilan Benzema menambah catatan golnya, menjadikannya salah satu pencetak gol terbanyak musim ini, bersaing ketat dengan para penyerang lain dalam perebutan gelar top skor.

Liganya terus menarik minat pemain asing, sementara sponsor Roshen berupaya meningkatkan profil kompetisi di kancah internasional.

Ke depan, Al‑Hilal harus menjaga konsistensi, mengatasi tekanan dari Al‑Nassr, dan menyiapkan diri untuk tantangan di tingkat Asia.

Dengan performa impresif dan strategi fokus, peluang Al‑Hilal meraih gelar tetap terbuka, meski persaingan masih berlangsung sengit.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.