Media Kampung – Drama gila di Paris kembali mencuat ketika PSG mengalahkan Bayern Munchen dengan skor tipis 5-4, mencetak sembilan gol dalam satu leg semifinal Liga Champions pada Rabu (29 April 2026) di Parc des Princes.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi; Bayern membuka keunggulan lewat gol cepat pada menit ke-4, namun serangan sayap PSG yang agresif menghasilkan dua gol balasan dalam sepuluh menit berikutnya.

Gol keempat Bayern datang lewat tendangan bebas yang memecah kebuntuan pada menit ke-28, sementara PSG kembali menambah lewat penalti Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-33, menjadikan skor 3-2.

Di paruh kedua, PSG memperkuat serangan lewat Lionel Messi yang menyumbang dua gol, satu lewat serangan tunggal pada menit ke-55 dan satu lagi dari sundulan kepala pada menit ke-68, membawa tim unggul 4-3.

Bayern tidak menyerah; mereka menyamakan kedudukan lewat gol duo Thomas Müller dan Jamal Musiala pada menit ke-73 dan 77, membuat atmosfer menjadi semakin menegangkan.

Namun, pada menit ke-84, Kylian Mbappé mencetak gol kemenangan melalui serangan balik cepat, mengamankan keunggulan 5-4 bagi Les Parisiens.

Statistik pertandingan menunjukkan rasio konversi peluang 55%, dengan masing‑masing tim menciptakan lebih dari 20 peluang berbahaya, menandai salah satu leg semifinal paling produktif dalam sejarah kompetisi.

Luis Enrique, pelatih PSG, menegaskan dalam konferensi pers pasca laga bahwa timnya berhasil mengeksekusi taktik menekan tinggi dan memanfaatkan setiap kesalahan pertahanan Bayern.

Bayern, dipimpin oleh Julian Nagelsmann, mengakui bahwa kebobolan lima gol merupakan catatan terburuk mereka di semifinal sejak 1973, namun menekankan bahwa semangat juang tetap tinggi menjelang leg kedua.

Pertemuan ini juga memutuskan rekor lama: pertama kalinya dalam era modern, semifinal Liga Champions menampilkan sembilan gol dalam satu leg, melampaui pertandingan leg sebelumnya antara Real Madrid dan Liverpool pada 2018.

Konteks historis menunjukkan PSG sebelumnya kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Bayern, tetapi kemenangan ini menghentikan rentetan sembilan kemenangan beruntun Bayern di semua kompetisi.

Leg kedua dijadwalkan pada 5 Mei 2026 di Allianz Arena; Bayern diprediksi akan meningkatkan intensitas serangan, sementara PSG harus menjaga keseimbangan antara pertahanan solid dan eksplorasi peluang cepat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.