Media Kampung – 09 April 2026 | Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026.

Pertandingan berlangsung pada 9 april 2026 di Camp Nou, dimulai dini hari WIB.

Julian Alvarez membuka skor pada menit ke-45 lewat tendangan bebas yang melengkung ke sudut atas gawang.

Gol tersebut datang setelah Pau Cubarsi menerima kartu merah karena pelanggaran terhadap Giuliano Simeone.

Keputusan VAR mengubah kartu kuning menjadi merah, meninggalkan Barcelona dengan sepuluh pemain.

Baca juga:

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Atletico untuk mengendalikan tempo pertandingan.

Alexander Sorloth menambah keunggulan pada menit ke-70 dengan sundulan voli setelah umpan silang Matteo Ruggeri.

Gol kedua memastikan kemenangan Atletico dan memberi mereka keunggulan agregat 2-0 menjelang leg kedua.

Barcelona menekan sejak awal, dengan Marcus Rashford menembak dari luar kotak penalti pada menit kedua.

Juan Musso, kiper Atletico, berhasil menangkis tembakan pertama Rashford.

Rashford kembali mengancam pada menit kelima setelah menerima umpan Lamine Yamal, namun Musso menutup ruang tembak.

Barcelona hampir mencetak gol pada menit ke-18, namun gol Rashford dibatalkan karena offside Yamal.

Tim asuhan Hansi Flick terus menekan melalui kombinasi Rashford dan Yamal, namun peluang selalu dihalau Musso.

Di babak pertama, Barcelona mencatat 18 tembakan dengan 7 tepat sasaran, sementara Atletico hanya 5 tembakan dengan 3 tepat sasaran.

Penguasaan bola tercatat 58% untuk Barcelona dan 42% untuk Atletico.

Pada babak kedua, Barcelona tetap menyerang meski tanpa Cubarsi, namun Musso melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-52.

Rashford menembak ke mistar setelah tendangan bebas, tetapi bola tidak masuk.

Baca juga:

Gavi berusaha menyundul bola dari umpan Yamal, namun Dani Olmo gagal menyambut.

Tekanan Barcelona terus berlanjut, namun Atletico tetap disiplin dalam bertahan.

Cancelo menembak ke tiang gawang pada menit ke-80, menambah tekanan pada lini pertahanan Barcelona.

Yamal hampir mencetak gol di menit akhir, namun tembakannya kembali dibersihkan Musso.

Ronald Araujo mengaku kecewa atas dominasi Atletico yang tidak berbuah gol bagi Barcelona.

“Kami menguasai bola, namun tidak mampu memanfaatkan peluang,” kata Araujo dalam wawancara pasca pertandingan.

Araujo menilai kartu merah Cubarsi menjadi titik balik yang merugikan tim.

“Jika kami tetap memiliki 11 pemain, hasilnya bisa berbeda,” ujarnya.

Diego Simeone menyatakan hasil ini memberi Atletico modal kuat menjelang leg kedua di Metropolitano.

“Kami mengeksekusi peluang dan menjaga keunggulan,” kata Simeone setelah pertandingan.

Statistik menunjukkan Barcelona melakukan 536 operan dengan akurasi 90%, sedangkan Atletico 367 operan dengan akurasi 86%.

Pelanggaran tercatat 6 untuk Barcelona dan 17 untuk Atletico, mencerminkan intensitas permainan.

Baca juga:

Leg kedua dijadwalkan pada 15 April 2026 di Stadion Metropolitano, di mana Barcelona harus membalikkan defisit dua gol.

Kemenangan Atletico memberi mereka kepercayaan diri tinggi menjelang pertandingan tandingan.

Barcelona tetap optimis, namun harus mengatasi kekurangan di lini akhir dan menghindari hukuman disiplin.

Pertandingan pertama menunjukkan bahwa keberhasilan eksekusi peluang menjadi faktor penentu dalam laga elit.

Kedua tim kini menyiapkan strategi untuk memastikan hasil yang diinginkan pada leg kedua.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.