Media Kampung, Jakarta – Tradisi penyerahan panji Tribrata berlangsung di Mabes Polri pada Jumat, 3 Oktober 2026, menandai pergantian Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Suyudi Ario Seto. Upacara ini merupakan simbol penghormatan terhadap perjalanan dan pengabdian para pejabat Polri yang telah menjalankan tugas mereka.
Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri, menjelaskan bahwa penyerahan panji memiliki makna yang mendalam. “Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan dan pengabdian pejabat di Polri yang telah melaksanakan tugas, sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai dan amanah institusi dalam menyongsong kepemimpinan berikutnya,” ujarnya setelah upacara.
Panji Tribrata itu sendiri merupakan simbol kehormatan dan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman bagi anggota Polri dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Selain penyerahan panji, rangkaian acara juga termasuk Farewell Parade sebagai penghormatan terakhir kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Komjen Dedi Prasetyo. Tradisi pelepasan ini melibatkan pejabat utama Mabes Polri dan dihadiri oleh para Kapolda dari jajaran.
Proses penyerahan panji ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi momen penting dalam sejarah Polri, mencerminkan kontinuitas dan komitmen institusi dalam menjaga keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.














