Media Kampung – 11 April 2026 | Polri menegaskan komitmen penuh dalam menjamin integritas proses seleksi calon taruna dan taruni Akademi Polisi (Akpol) tahun 2026.
Seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil akhir, akan dilaksanakan secara terbuka.
Pihak kepolisian mengundang lembaga independen serta organisasi masyarakat sipil untuk memantau setiap langkah seleksi.
Pengawasan eksternal ini mencakup verifikasi dokumen, ujian tertulis, serta tes fisik dan psikologi.
Hasil setiap tahap akan dipublikasikan secara real‑time melalui portal resmi Polri.
Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dengan melaporkan indikasi kecurangan melalui kanal yang disediakan.
Kementerian Hukum dan HAM menyambut baik langkah tersebut sebagai upaya memperkuat akuntabilitas institusi kepolisian.
Dalam pernyataannya, Kepala Divisi Rekrutmen Polri menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi atau nepotisme.
Ia menambahkan bahwa semua pelamar harus memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan secara objektif.
Pengawasan oleh badan independen meliputi audit prosedur administratif serta penilaian independen terhadap hasil ujian.
Setiap auditor diberikan akses penuh ke data pelamar, termasuk nilai ujian dan rekam jejak akademik.
Jika ditemukan penyimpangan, prosedur akan segera dihentikan dan pelanggar akan dikenai sanksi sesuai peraturan.
Polri juga membuka ruang bagi media untuk mengakses proses seleksi secara terbatas guna meningkatkan transparansi.
Seluruh informasi terkait jadwal, persyaratan, dan mekanisme pengaduan tersedia di situs resmi kepolisian.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai lembaga penegak hukum.
Para calon taruna dan taruni diminta untuk mematuhi kode etik serta menjaga integritas selama proses seleksi.
Pengawasan eksternal juga mencakup pemantauan terhadap proses wawancara yang dilakukan oleh panel independen.
Pihak Polri menegaskan bahwa hasil seleksi akan diumumkan secara serentak kepada seluruh peserta.
Dengan mekanisme yang lebih terbuka, diharapkan akuisisi generasi baru polisi dapat mencerminkan nilai-nilai profesionalisme dan pelayanan.
Penutup, Polri berkomitmen terus memperbaiki sistem rekrutmen demi menghasilkan aparat yang bersih, kompeten, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan