Media Kampung, Bogor – Penyelidikan sedang dilakukan terhadap seorang oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam insiden pemukulan terhadap petugas parkir di Ruko Grand Kahuripan, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Insiden ini terjadi pada hari Jumat, 8 Oktober 2026, dan menjadi viral setelah rekaman video kejadian tersebut beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berpakaian dinas TNI terlibat adu mulut dengan beberapa warga setempat di dekat sebuah toko roti. Suara seorang perempuan dalam rekaman meminta agar tidak terjadi pemukulan dan agar masalah diselesaikan dengan cara baik-baik. “Jangan mukul, Pak … jangan emosi,” terdengar dalam rekaman.
Pria yang diduga anggota TNI tersebut menjelaskan bahwa masalah ini berkaitan dengan petugas parkir dan telah berlangsung selama beberapa waktu. “Ini udah tiga minggu yang lalu, udah dua bulan yang lalu Kamu boleh jaga di sini, tapi diajak ngomong kok kayak gini-gini,” jelasnya.
Kapten Infantri Kav. La Ahmadin, Danramil 0621-04 Klapanunggal, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menghubungi anggota TNI tersebut untuk dimintai keterangan. “Rencananya Senin, karena yang bersangkutan masih melaksanakan latihan di Bandung,” ujar La Ahmadin.
Sementara itu, Babinsa juga telah melakukan pendalaman di lapangan, menemui warga yang menjaga parkir di lokasi kejadian untuk mendapatkan kronologi lebih lanjut mengenai insiden yang viral ini.














