Media Kampung – Perdana Menteri India, Narendra Modi, tiba di Belanda sebagai bagian dari rangkaian kunjungan resmi ke lima negara guna mempererat hubungan bilateral, khususnya di bidang perdagangan, teknologi, pertahanan, dan energi terbarukan.
Kedatangan PM Modi di Amsterdam pada Jumat, 15 Mei 2026, disambut oleh pejabat tinggi Belanda termasuk Rear Admiral Ludger Brummelaar dan Menteri Luar Negeri Tom Berendsen. Dalam pernyataan singkatnya di media sosial, Modi menyoroti peluang besar yang muncul dari kesepakatan Perdagangan Bebas India-Uni Eropa yang baru saja disepakati, yang membuka jalan bagi peningkatan hubungan di sektor semikonduktor, energi bersih, dan teknologi.
Selama kunjungannya, Modi dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Belanda Rob Jetten serta bertatap muka dengan Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Den Haag pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kunjungan ini juga menjadi momen kedua Modi ke Belanda setelah kunjungan sebelumnya pada 2017 dan dianggap sebagai titik penting dalam hubungan kedua negara.
Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa agenda kunjungan kali ini sangat kaya dan fokus pada pengembangan kerjasama di sektor strategis seperti semikonduktor, energi hijau, pertahanan, inovasi, keamanan maritim, dan pendidikan. Kerja sama antara India dan Belanda telah berkembang pesat, tidak hanya dari sisi perdagangan dan pertanian tetapi juga di bidang air dan kesehatan.
Belanda merupakan salah satu mitra dagang terbesar India di Eropa dengan nilai perdagangan mencapai 27,8 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2024-25. Selain itu, Belanda adalah investor terbesar keempat di India dengan total investasi langsung asing sebesar 55,6 miliar dolar AS.
Dalam pidatonya di hadapan komunitas diaspora India di Den Haag, Modi menggambarkan India sebagai negara penuh peluang yang tengah mengalami transformasi besar-besaran. Ia menyatakan bahwa aspirasi India kini melampaui batas-batas negaranya, dengan fokus pada kemajuan cepat dan kualitas terbaik dalam berbagai sektor.
Modi juga menyoroti ekosistem startup India yang kini menjadi yang ketiga terbesar di dunia dengan hampir 125 perusahaan unicorn aktif. Ia menekankan ambisi India menjadi pusat manufaktur global, pemimpin energi hijau, dan penggerak utama pertumbuhan ekonomi dunia. Selain itu, prestasi India dalam bidang teknologi dan sains seperti kepemimpinan G20, konferensi AI, dan misi bulan Chandrayaan-3 turut dibanggakan.
Dalam konteks hubungan bilateral, PM Modi menggarisbawahi kolaborasi yang berkembang di bidang hidrogen hijau, rantai pasok, dan energi bersih antara kedua negara. Ia juga mengibaratkan perbandingan budaya antara Belanda yang terkenal dengan tulip dan India dengan bunga lotus, yang keduanya melambangkan keindahan dan kekuatan meski tumbuh di lingkungan yang berbeda.
Modi menyampaikan apresiasi terhadap ikatan olahraga antara kedua negara, khususnya di bidang kriket dan hoki. Ia menyoroti keberhasilan para pemain kriket keturunan India di tim nasional Belanda serta kontribusi pelatih Belanda dalam kemajuan hoki India.
Lebih jauh, PM Modi menilai diaspora India di Belanda sebagai jembatan penting dalam memperluas hubungan ekonomi antara India dan Eropa, terutama dengan semakin dekatnya realisasi Perjanjian Perdagangan Bebas India-Uni Eropa.
Kunjungan Modi ke Belanda berlangsung hingga 17 Mei sebelum melanjutkan perjalanan ke Swedia, Norwegia, dan Italia, menandai upaya berkelanjutan India dalam memperkuat kemitraan strategis dengan negara-negara Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan