Media Kampung – 20 Maret 2026 | Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan pada Rabu 19 Maret 2026 bahwa Menteri Intelijen Esmail Khatib tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Israel di ibu kota Tehran.
Pezeshkian menggambarkan aksi tersebut sebagai “pembunuhan pengecut” dan menambah daftar pejabat tinggi Iran yang gugur sejak konflik berskala regional dimulai pada akhir Februari.
Kematian Khatib diumumkan beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengklaim bahwa target intelijen Iran telah berhasil “dieliminasi” dalam operasi udara.
Serangan itu terjadi pada Rabu pagi waktu setempat, menewaskan Khatib bersama sejumlah asistennya, sekaligus menimbulkan kerusakan pada fasilitas militer di sekitar kawasan diplomatik.
Kematian Khatib merupakan korban ketiga dalam dua hari; sebelumnya, pada Selasa 17 Maret, Israel menewaskan Kepala Keamanan Nasional Ali Larijani dan kepala Pasukan Basij Gholamreza Soleimani.
Kedua pejabat tersebut dibunuh dalam serangan terpisah yang menargetkan kompleks militer di pinggiran Tehran, menambah tekanan pada struktur komando rezim Iran.
Presiden Pezeshkian menambahkan melalui unggahan di platform X, “Jalan mereka akan terus berlanjut lebih kuat dari sebelumnya,” menegaskan tekad pemerintah untuk melanjutkan perlawanan.
Israel menegaskan bahwa Khatib memiliki peran signifikan dalam operasi penangkapan dan penindasan demonstrasi protes di Iran, serta dalam mendukung jaringan siber yang menargetkan Amerika Serikat.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa ia dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memberi otorisasi permanen kepada IDF untuk menargetkan pejabat senior Iran tanpa persetujuan kasus per kasus.
Amerika Serikat, melalui Departemen Luar Negeri, menawarkan hadiah US$10 juta bagi informasi yang dapat mengidentifikasi pemimpin senior Iran yang baru, termasuk Khatib.
Sejak awal konflik, lebih dari 1.300 warga sipil dilaporkan tewas di wilayah Iran, menurut data resmi Teheran, sementara organisasi hak asasi manusia melaporkan angka korban yang lebih tinggi.
Upacara pemakaman bagi Larijani dan Soleimani diadakan pada 18 Maret, dihadiri ribuan warga Tehran yang menyalakan lilin sebagai tanda penghormatan.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan belasungkawa kepada Khamenei atas kematian Larijani, menyebutnya “sahabat sejati” dan menekankan pentingnya kerja sama strategis antara Moskow dan Teheran.
Konflik yang dimulai pada 28 Februari telah memperluas pertempuran ke jalur laut, menyebabkan penutupan sementara Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak dunia.
Pemerintah Iran mengklaim telah meluncurkan serangan balasan terhadap pangkalan militer Israel di Suriah dan menyiapkan operasi tambahan di wilayah Teluk.
Meski tekanan militer meningkat, Pezeshkian menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Iran akan terus mempertahankan kedaulatan dan melanjutkan perjuangan melawan apa yang ia sebut “terorisme Israel.”
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






