Media Kampung, Kabupaten Bekasi – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada Kamis, 08 Oktober 2026, untuk mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi. Kerja sama ini bertujuan untuk memanfaatkan hasil riset dan inovasi dari BRIN dalam meningkatkan proses pembelajaran dan infrastruktur yang menunjang siswa di sekolah tersebut.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa pemanfaatan inovasi dari BRIN sangat penting dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. “Hari ini kita MoU dengan BRIN untuk memanfaatkan hasil inovasi, hasil riset dari BRIN dalam rangka memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, tentu dalam kerangka pembelajaran siswa-siswa,” ujar Gus Ipul dalam acara yang berlangsung di SRT 1.
Penandatanganan MoU ini dilakukan di hadapan para siswa yang turut meramaikan acara dengan berbagai pertunjukan, termasuk pidato lintas bahasa, paduan suara, dan pembacaan puisi. Suasana semakin akrab ketika Gus Ipul berdialog dengan siswa, termasuk Dani Dwi Maulana, ketua OSIS SRT 1 yang berbagi pengalamannya selama belajar di sekolah tersebut.
Dani menyatakan, “Yang paling berkesan di sini, saya menemukan jati diri saya, sebelum di sini saya itu pemalu.” Dalam arahannya, Gus Ipul menambahkan bahwa ada beberapa inovasi dari BRIN yang dapat diberikan kepada siswa, seperti produk sepatu hasil inovasi yang bisa digunakan oleh siswa baru di tahun ajaran mendatang.
BRIN juga berencana menghadirkan alat pengolahan sampah dan air bersih untuk mendukung infrastruktur Sekolah Rakyat. “Kami sangat membutuhkan dukungan dari BRIN dalam rangka untuk terus menyempurnakan dan memperbaiki tata kelola penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini,” kata Gus Ipul.
Senada dengan pernyataan Gus Ipul, Kepala BRIN Arif Satria menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan Kemensos. “Kami akan terus melakukan riset dan inovasi sesuai kebutuhan untuk mendukung program Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan Sekolah Rakyat dapat lebih berdaya saing dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswa di Kabupaten Bekasi.














