Media Kampung – Film The Mandalorian and Grogu menghadirkan adegan gladiator yang ternyata mengambil inspirasi dari salah satu momen paling ikonik di franchise Star Wars, yaitu permainan dejarik atau holochess yang pertama kali muncul di film A New Hope. Adegan ini memperlihatkan Din Djarin dan Rotta the Hutt bertarung di arena yang penuh dengan makhluk-makhluk dari permainan tersebut.
Dejarik sendiri dikenal sebagai permainan catur holografik yang dimainkan oleh dua pemain dengan menggunakan bidak berupa monster fiksi yang memiliki kemampuan dan statistik berbeda. Adegan ini menghidupkan kembali konsep tersebut bukan sebagai permainan santai, melainkan sebagai format pertarungan gladiator berbahaya yang mengancam nyawa para pesertanya.
Dalam The Mandalorian and Grogu, dejarik digunakan sebagai latar untuk memperlihatkan sebuah pertandingan di mana Rotta the Hutt, seorang gladiator terikat kontrak, dijadwalkan mati di arena. Din Djarin yang ditugaskan untuk menyelamatkan Rotta, ikut bertarung bersama sang Hutt melawan makhluk-makhluk arena tersebut. Adegan ini tidak hanya menjadi aksi menegangkan, tapi juga menjadi referensi mendalam terhadap lore Star Wars yang selama ini dikenal penggemar.
Namun, pendekatan ini menimbulkan pertanyaan mengenai alasan mengapa konsep permainan dejarik diubah menjadi pertandingan gladiator yang mematikan. Dalam dunia nyata Star Wars, arena pertarungan biasanya tidak beroperasi berdasarkan aturan permainan papan yang bergiliran, sehingga penggunaan makhluk dari juego tersebut sebagai lawan dalam pertarungan nyata dianggap tidak logis dari sudut pandang dunia fiksi itu sendiri.
Hal ini mencerminkan kecenderungan Lucasfilm dan pembuat film untuk mengandalkan referensi nostalgia dalam menghidupkan franchise, meskipun terkadang mengorbankan orisinalitas dan kedalaman cerita. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor mengapa generasi penonton muda saat ini kurang merasakan resonansi yang kuat dengan karya-karya terbaru Star Wars.
Meski film The Mandalorian and Grogu menjadi penanda kembalinya Star Wars ke layar lebar setelah hampir tujuh tahun, banyak pihak berharap franchise ini dapat menghadirkan cerita-cerita baru yang segar dan inovatif, bukan sekadar mengulang kembali momen-momen lama yang sudah dikenal penggemar lama. Masa depan Star Wars di bioskop masih menjadi tanda tanya, menunggu keputusan dari Lucasfilm untuk memberikan arah baru yang lebih menarik dan relevan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan