Media Kampung – Film Laut Bercerita mendapatkan kesempatan untuk dipresentasikan dalam program HAF Goes to Cannes pada ajang Marché du Film 2026 di Cannes, Prancis. Film adaptasi novel karya Leila S. Chudori ini terpilih sebagai salah satu proyek unggulan dalam Hong Kong-Asia Film Financing Forum (HAF), sebuah platform penting dalam industri film Asia.

Kabar tersebut diumumkan secara resmi oleh Lynx Films, rumah produksi yang terlibat dalam proyek ini, melalui akun media sosial mereka. Acara HAF Goes to Cannes akan berlangsung mulai 15 hingga 18 Mei 2026 dan menjadi salah satu momen strategis bagi para sineas untuk mempresentasikan karya mereka sekaligus mencari peluang kerja sama internasional.

Disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, Laut Bercerita diproduksi melalui kolaborasi sejumlah rumah produksi seperti Pal8 Pictures, VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, dan Brandlink. Film ini menghadirkan deretan aktor ternama Indonesia, termasuk Reza Rahadian, Yunita Siregar, Christine Hakim, Arswendi Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia. Selain itu, sejumlah aktor muda seperti Kevin Julio, Ben Nugroho, dan Dewa Dayana juga ikut berperan dalam film ini.

Dalam sesi presentasi di Cannes, tim produksi akan menampilkan cuplikan singkat yang menggambarkan esensi cerita Laut Bercerita. Yosep Anggi Noen dijadwalkan hadir secara langsung guna memperkenalkan film dan membuka peluang berjejaring dengan calon produser, distributor, dan mitra internasional lainnya.

Hong Kong-Asia Film Financing Forum merupakan salah satu forum terbesar yang menghubungkan para pelaku industri film di Asia dengan berbagai pihak penting seperti produser, agen penjualan, dan festival film dunia. Partisipasi Laut Bercerita dalam program ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan produksi dan distribusi film ke kancah global.

Film Laut Bercerita diangkat dari novel yang juga berjudul sama karya Leila S. Chudori. Novel tersebut mengisahkan perjalanan emosional keluarga yang kehilangan sosok Biru Laut, seorang aktivis mahasiswa yang hilang pada masa akhir Orde Baru. Cerita ini menggambarkan upaya pencarian kebenaran dan keadilan yang berlangsung penuh haru dan ketegangan, sehingga mendapat respons positif dari pembaca di Indonesia.

Melalui partisipasi di Cannes, tim produksi berharap proyek ini dapat menarik minat kolaborator internasional untuk mengembangkan film ke tahap berikutnya. Kehadiran Laut Bercerita di panggung internasional diharapkan memperkuat posisi perfilman Indonesia dalam kancah dunia dan memberikan ruang bagi cerita-cerita lokal yang bermuatan sejarah dan sosial untuk dikenal lebih luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.