Media Kampung – Logan Paul kembali menjadi sorotan publik setelah memamerkan dua manga langka, One Piece chapter pertama dan Dragon Ball chapter pertama, yang dinilai bernilai tinggi.

Postingan tersebut diunggah pada 22 April 2026 lewat akun Instagram pribadi Logan Paul, bertepatan dengan meningkatnya minat kolektor terhadap barang pop culture.

Manga One Piece yang ditampilkan merupakan cetakan pertama chapter pertama dengan grading 9,0, menempatkannya pada posisi kedua tertinggi di dunia menurut standar grading independen.

Penilaian grading tersebut mencakup kondisi fisik, keutuhan halaman, serta kualitas cetakan asli, faktor yang menentukan harga jual di pasar sekunder.

Logan Paul menyebut nilai koleksi tersebut mencapai angka yang tidak diungkapkan publik, namun menandai harga yang berada pada kisaran puluhan ratus ribu dolar AS.

Sementara itu, manga Dragon Ball chapter pertama yang dipamerkan memiliki grading tertinggi 9,2, satu-satunya contoh dengan skor tersebut di dunia.

Keunikan manga Dragon Ball terletak pada penampilan pertama karakter Goku dan Bulma, yang membuatnya menjadi artefak sejarah anime internasional.

Logan Paul mengindikasikan harga manga Dragon Ball tersebut mencapai lima ratus lima puluh ribu dolar AS, menjadikannya salah satu komoditas koleksi termahal saat ini.

Reaksi tajam datang dari streamer IShowSpeed yang menuliskan komentar singkat, “you dont know sh*t about one piece,” memicu perdebatan luas di media sosial.

Beberapa netizen mendukung komentar IShowSpeed, menyatakan bahwa kepemilikan koleksi tidak otomatis menjadikan seseorang fan sejati.

Fenomena ini mencerminkan pergeseran cara generasi milenial dan Gen‑Z memandang koleksi pop culture sebagai aset investasi alternatif.

Pasar kartu Pokémon, khususnya Charizard, pernah mencatat penjualan mencapai miliaran rupiah, memberikan contoh bagaimana barang hiburan dapat menjadi instrumen spekulatif.

Grading independen seperti PSA dan Beckett berperan penting dalam menetapkan nilai pasar, serupa dengan standar yang diterapkan pada manga langka tersebut.

Logan Paul sebelumnya menerima sertifikat Guinness World Records atas pencapaian penjualan kartu Pokémon Pikachu Illustrator senilai lebih dari $16 juta pada Februari 2026.

Karier Logan Paul sebagai YouTuber internasional dan figur publik menambah eksposur terhadap pasar koleksi, memperluas audiens yang sebelumnya belum mengenal nilai manga.

Mentor koleksi Logan Paul, Jeremy Padawer, dikenal sebagai kolektor senior yang membantu mengamankan manga-manga ikonik melalui jaringan internasional.

Padawer sebelumnya berperan dalam pembelian dan penjualan kartu Pokémon bernilai jutaan dolar, menunjukkan pengalaman luas dalam pasar barang koleksi premium.

Komentar IShowSpeed menimbulkan diskusi tentang gatekeeping dalam fandom, apakah pengetahuan mendalam diperlukan untuk memiliki atau memamerkan barang koleksi.

Tian, seorang penggemar manga, menilai bahwa eksistensi kolektor dengan dana besar dapat meningkatkan visibilitas manga, meski berisiko komersialisasi berlebih.

Kenaikan harga manga langka berdampak pada pasar sekunder, mendorong penjual lain untuk menilai koleksi pribadi mereka secara profesional.

Logan Paul masih mempertahankan kedua manga tersebut dalam koleksinya, sekaligus terus mengembangkan portofolio aset hiburan yang meliputi kartu, figur, dan NFT.

Debat antara fan otentik dan investor kaya tetap berlanjut, sementara pasar koleksi pop culture diprediksi akan terus tumbuh seiring meningkatnya minat global.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.