Media Kampung – Taylor Swift, penyanyi dan penulis lagu pemenang Grammy, memiliki perjalanan panjang dalam dunia wewangian. Dari parfum rancangannya sendiri hingga merek favorit yang sering ia kenakan, koleksi parfum Swift mencerminkan perubahan gaya dan kepribadiannya dari waktu ke waktu. Artikel ini akan mengulas berbagai wewangian yang pernah digunakan dan dirilis oleh Taylor Swift.

Parfum Favorit Taylor Swift

Swift dikenal menyukai aroma hangat dan spicy. Dalam wawancara dengan David Letterman pada era Speak Now (sekitar 2010), ia disebut beraroma seperti “kayu mahal”. Beberapa wewangian yang kerap dikaitkan dengan Swift antara lain:

  • Tom Ford Santal Blush: Parfum woodsy dengan campuran cendana, kayu manis, dan ylang-ylang. Diketahui dari penggemar yang diundang ke Secret Sessions era Reputation, dan terlihat di film dokumenter Miss Americana (2020).
  • Tom Ford Tobacco Vanille: Wewangian manis dan smoky yang juga sering disebut sebagai favorit Swift.
  • Viktor & Rolf Flowerbomb: Parfum floral dengan sentuhan melati, mawar, dan anggrek cattleya, sesuai dengan kegemarannya pada aroma hangat.

Lini Parfum Taylor Swift bersama Elizabeth Arden

Antara 2011 dan 2014, Swift merilis lima parfum di bawah label Elizabeth Arden. Sayangnya, lini ini sudah dihentikan (discontinued), sehingga kini banyak dicari oleh penggemar dan dijual dengan harga tinggi.

Wonderstruck (2011)

Parfum pertama Swift, dengan botol ungu dan aroma floral. Top notes: rasberi, briarberi, freesia; base notes: persik dan cendana. Nama ini terinspirasi dari lirik lagu “Enchanted”.

Wonderstruck Enchanted (2012)

Varian kedua dengan botol merah marun, tetap bertema manis dan floral dengan base notes vanila. Swift menggambarkannya sebagai perasaan setelah jatuh cinta.

Taylor (2013)

Dirilis saat era Red, parfum ini memadukan floral dan citrus: leci, jeruk mandarin, magnolia, dengan sentuhan woody. Swift menyebutnya manis dan berkelas.

Made of Starlight (2014)

Edisi spesial dari parfum Taylor, lebih ringan dengan aroma aprikot, markisa, dan daun mandarin. Kemasannya bergaya retro.

Incredible Things (2014)

Parfum terakhir dari lini ini, mewakili transisi ke aroma yang lebih dewasa. Perpaduan floral dan woodsy dengan base notes creamy musk, vanila Madagaskar, dan white amber. Nama diambil dari lirik “Blank Space”.

Dupe untuk Parfum Taylor Swift yang Sudah Discontinued

Bagi penggemar yang ingin menikmati aroma serupa, beberapa produk dupe direkomendasikan oleh influencer parfum TikTok, Paul Fino:

  • Wonderstruck: Lost in Ink dari Oakcha, atau Titania dari Fable Canon.
  • Wonderstruck Enchanted: Night Illusion dari Sunnamusk, atau Into the Night dari Bath & Body Works.
  • Taylor: Burberry for Women (Burberry Her) dinilai paling mendekati.
  • Made of Starlight: For Her dari Narciso Rodriguez memiliki komponen citrus yang mirip.
  • Incredible Things: Floral Sandalwood dari Dossier.

Perjalanan Aroma Taylor Swift

Dari aroma floral segar di awal karier hingga vanilla musk yang hangat, pilihan parfum Swift terus berevolusi. Namun, satu aroma yang konsisten adalah “aroma kesuksesan”—dan tentu saja, Santal Blush. Bahkan, parfum sempat menjadi bagian dari promosi album The Life of a Showgirl, di mana salah satu varian tiket presale diberi nama “Sweat and Vanilla Perfume”.

Meskipun lini parfumnya sudah tidak diproduksi, warisan wewangian Taylor Swift tetap hidup melalui berbagai dupe dan kenangan para penggemar.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.