Media Kampung – Grinding Gear Games (GGG) terus menghadirkan kejutan untuk Path of Exile 2 (PoE 2) meski telah mengumumkan bahwa ekspansi terbaru adalah yang terakhir sebelum game meninggalkan akses awal (early access) akhir tahun ini. Pekan ini, GGG meluncurkan pembaruan besar yang mencakup skill tree baru untuk aktivitas sampingan serta peningkatan besar pada item Unique, membuka banyak cara baru untuk bermain.

Setelah satu setengah tahun dalam akses awal, PoE 2 kini mulai menunjukkan bentuknya sebagai salah satu ARPG paling ambisius yang pernah ada. Awalnya, banyak pemain ragu karena loot yang ketat dan kompleksitas yang tinggi. Namun, beberapa ekspansi terakhir berhasil membuat banyak orang, termasuk jurnalis yang meliputnya, lebih memilih PoE 2 daripada Diablo 4.

Kombinasi Unik: Soulslike dan Hack-and-Slash

PoE 2 menawarkan perpaduan antara soulslike yang berat dan hack-and-slash yang kaya loot. Pemain tidak langsung menjadi dewa, melainkan harus berjuang sebagai underdog sepanjang kampanye. Ketegangan ini berlanjut hingga endgame, di mana dunia Wraeclast menuntut pemain untuk memahami sistemnya yang rumit.

Ekspansi Return of the Ancients menjadi titik balik yang membuat banyak orang akhirnya memahami visi GGG. Game ini menuntut pemain untuk belajar bahasanya sendiri, seperti bagaimana tingkatan item sama dengan kategori monster dan peta endgame. Mirip dengan Elden Ring, PoE 2 mendorong eksplorasi dan penemuan rahasia, seperti mekanik tersembunyi yang baru ditemukan berbulan-bulan setelah rilis.

Perbaikan Terus Menerus

Meski Return of the Ancients dianggap sebagai ekspansi terakhir, GGG terus merilis patch besar yang memperhalus tepi kasar game. Perbaikan bug, pembersihan mekanik endgame yang terlalu rumit atau sulit, serta penyesuaian kecil namun krusial membuat aktivitas endgame lebih intuitif dan konsisten.

Contohnya, bos endgame yang sebelumnya hanya relevan untuk pemain yang membuka kelas Lich ascendancy kini memberikan drop yang berguna untuk semua pemain. Patch terbaru juga menambahkan skill tree untuk aktivitas explosive yang memungkinkan pemain mengatur strategi dengan ranjau.

Menaikkan Standar Genre ARPG

PoE 2 tidak bertujuan meniru ARPG klasik atau memuaskan pemain PoE 1 yang ingin melibas monster dengan cepat. GGG memiliki visi untuk ARPG yang menantang sekaligus mengejutkan. Dengan perhatian pada detail kecil, seperti tutorial singkat tentang endgame loop, PoE 2 menjadi lebih mudah diakses oleh pendatang baru tanpa mengorbankan kedalaman.

Semua ini membuat PoE 2 siap menjadi tambahan generasi baru dalam genre ARPG. Game ini dijadwalkan rilis penuh akhir tahun 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.