Media Kampung – Battlefield 6 akan mendapatkan pembaruan besar pada sistem gunplay melalui update 1.3.3 yang dirilis Selasa, 30 Juni 2026. Pembaruan ini menjawab berbagai kritik pemain sejak peluncuran game, termasuk menghadirkan fitur limb damage yang sudah lama diminta.

Dalam blog resmi, pengembang dari Battlefield Studios menyatakan bahwa perubahan ini adalah bagian dari komitmen untuk terus memperbaiki fondasi permainan. “Mengembangkan game seperti ini berarti lebih dari sekadar menambah konten – ini tentang meninjau kembali visi awal dan melakukan percakapan jujur tentang bagaimana seharusnya berubah,” tulis mereka.

Salah satu perubahan paling signifikan adalah penghapusan random bullet deviation yang digantikan dengan recoil pattern unik untuk setiap senjata. Artinya, setiap senjata akan memiliki pola getaran yang lebih konsisten dan bisa diprediksi, sehingga pemain bisa belajar mengendalikannya dengan lebih baik. Selain itu, bullet velocity dikurangi dan spread meningkat saat menembak terus-menerus, mendorong pemain untuk menggunakan burst atau tembakan bertahap.

Fitur limb damage akhirnya hadir di seri Battlefield. Tembakan di lengan, kaki, dan tubuh bagian bawah akan memberikan damage lebih kecil, sehingga umumnya diperlukan lebih banyak tembakan untuk menjatuhkan musuh. Sebagai kompensasi, headshot multiplier ditingkatkan, memberikan reward lebih bagi tembakan presisi ke kepala atau pusat massa.

Pengembang menjelaskan bahwa time-to-kill (TTK) pada jarak dekat tetap berada di kisaran 200-300 milidetik untuk senjata otomatis, mirip dengan Battlefield 3 dan 4. Hal ini penting untuk memberi kesempatan pemain yang kalah jumlah. Sementara itu, sniper mendapatkan penyesuaian sweet spot agar lebih unik dan tidak tumpang tindih.

Update 1.3.3 adalah bagian dari seri blog “Battlefield Combat” yang akan membahas perbaikan pada vehicle play, gadget, dan aspek lainnya di masa mendatang. Meskipun jumlah pemain di Steam belum pulih sepenuhnya, komunitas menyambut positif perubahan ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.