Media KampungAssassin’s Creed Black Flag Resynced hadir dengan pembaruan grafis besar, sistem pertempuran pedang baru, serta penambahan tiga perwira baru yang bisa direkrut. Namun, penggemar setia game ini harus kecewa karena remake tersebut tidak menambahkan pertarungan kapal legendaris baru yang selama ini jadi daya tarik utama.

Dalam versi asli Black Flag yang dirilis pada 2013, pemain dihadapkan pada tantangan berat saat melawan kapal legendaris di wilayah Karibia. Kapal-kapal tingkat 75 ini jauh lebih berbahaya dibandingkan kapal biasa di sepanjang misi kampanye. Beberapa contoh kapal legendaris tersebut adalah El Impoluto dengan serangan tabraknya, La Dama Negra yang dilengkapi armor samping tebal dan mortir ganda, serta HMS Fearless dan HMS Royal Sovereign yang bertarung beriringan. Ada juga HMS Prince yang muncul di tengah kabut tebal hingga dianggap sebagai kapal hantu oleh para pelaut.

Ubisoft kemudian mengembangkan konsep pertarungan legendaris ini ke dalam seri Assassin’s Creed berikutnya, seperti dalam Assassin’s Creed Valhalla yang menghadirkan makhluk mitologis sebagai lawan. Meski begitu, untuk remake Black Flag, direktur game Richard Knight menegaskan bahwa jumlah kapal legendaris tetap sama, tidak ada tambahan baru.

“Kapal legendaris yang ada masih yang asli. Ada satu kapal yang sangat sulit yang tidak akan saya sebutkan, tapi kami tetap mempertahankan mereka,” kata Richard Knight dalam perbincangan terkait Resynced.

Selain itu, Knight juga menjelaskan keputusan untuk tidak memasukkan konten Freedom Cry dalam remake ini. DLC tersebut mengisahkan perjalanan Adéwalé, mantan quartermaster Edward Kenway, yang berjuang membebaskan budak. Ubisoft memilih untuk fokus pada cerita Edward Kenway saja dalam Resynced dan belum memastikan apakah Freedom Cry akan hadir sebagai DLC di masa depan.

“Dengan Assassin’s Creed, ada begitu banyak cerita dan karakter menarik, jadi kami tidak pernah menutup kemungkinan. Namun, saat ini kami ingin memberikan pengalaman lengkap tentang Edward Kenway terlebih dahulu, dan kita lihat bagaimana kelanjutannya,” ujar Knight.

Dengan demikian, meskipun Assassin’s Creed Black Flag Resynced membawa sejumlah pembaruan signifikan, penggemar yang menantikan pertarungan kapal legendaris baru harus bersabar. Fokus utama saat ini adalah memperkuat pengalaman petualangan Edward di dunia bajak laut Karibia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.