Media Kampung – Memperoleh Acidic Raion Pouch menjadi salah satu tujuan awal pemain dalam Subnautica 2 karena bahan ini penting untuk membuat baterai dasar yang dibutuhkan oleh scanner. Scanner sendiri merupakan alat penting karena membuka akses terhadap berbagai blueprint lainnya seperti Wakemaker dan Sonic Resonator.
Acidic Raion Pouch dapat ditemukan pada tanaman berbentuk otak berwarna ungu yang dikenal sebagai Acid Raion, biasanya tumbuh di dalam gua. Setiap tanaman ini memiliki beberapa pouch yang bisa dipanen, sehingga pemain hanya perlu mengambil dari satu atau dua tanaman saja. Di tengah tanaman tersebut juga terdapat Medical Gel Sack yang berguna untuk membuat peralatan medis lanjutan.
Penting untuk tidak mengambil Medical Gel Sack sebelum memanen Acidic Raion Pouch karena jika tidak, gel tersebut akan mengeluarkan asam yang membakar ke dalam air. Lokasi Acidic Raion yang paling dekat dengan tempat awal pemain adalah beberapa gua di sekitar Lifepod. Ada dua tanaman Acidic Raion tepat di gua bawah Lifepod, dua lagi di gua bagian bawah di sebelah timur Lifepod sekitar 30 meter, dan beberapa tanaman lain di area sekitar Welcome Centre yang berjarak 70 meter di tenggara Lifepod.
Setelah pemain mengupgrade alat seperti tabung oksigen dan mengenakan sirip renang, mereka dapat menjelajah lebih jauh dan akan menemukan Acidic Raion dalam jumlah banyak. Namun, lokasi-lokasi terdekat dengan Lifepod tetap menjadi pilihan terbaik untuk pengumpulan bahan di awal permainan.
Alasan utama mengumpulkan Acidic Raion Pouch adalah untuk membuat baterai yang digunakan pada hampir semua alat penting, mulai dari scanner, senter, habitat builder, hingga perangkat Wakemaker. Selain itu, bahan ini juga bisa digunakan untuk membuat Mild Acid, sementara Medical Gel Sack memiliki peran dalam pembuatan alat pertolongan pertama yang lebih canggih.
Dengan memahami lokasi dan cara memanen Acidic Raion Pouch, pemain Subnautica 2 dapat mengoptimalkan progres awal mereka dan memperkuat persediaan alat yang sangat dibutuhkan untuk eksplorasi dan bertahan hidup di dunia bawah laut yang menantang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan