Media Kampung – Mobil listrik di Indonesia kini menawarkan beragam teknologi, salah satu yang menarik adalah fitur parkir otomatis atau Automatic Parking Assist. Teknologi ini membantu kendaraan melakukan manuver parkir dengan mengendalikan kemudi dan, bergantung pada sistemnya, mengatur pergerakan mobil selama proses parkir. Pada Oktober 2026, BAIC T1 dan Polytron G3 menjadi dua pilihan yang menarik untuk konsumen yang mencari mobil listrik dengan fitur tersebut.

BAIC T1

BAIC T1 menjadi salah satu pilihan mobil listrik dengan fitur parkir otomatis yang tercantum dalam spesifikasi resmi produsennya. Mobil listrik bergaya crossover ini memiliki dimensi yang ideal untuk digunakan di jalan perkotaan maupun area parkir terbatas, dengan panjang 4.337 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.573 mm, serta jarak sumbu roda 2.750 mm.

Sistem penggeraknya menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 70 kW (sekitar 95 PS) dan torsi 176 Nm. Motor tersebut memperoleh energi dari baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh. BAIC mengklaim jarak tempuh hingga 425 km berdasarkan pengujian CLTC, sedangkan dalam standar WLTC, jarak tempuh yang tercantum adalah minimal 310 km.

Untuk membantu pengemudi saat parkir, BAIC T1 dibekali Automatic Parking Assist (APA), kamera 360 derajat, serta sensor parkir depan dan belakang. Sistem APA memungkinkan kendaraan melakukan manuver parkir secara otomatis. BAIC Indonesia mencantumkan harga retail Rp393 juta, dengan harga khusus Rp373 juta untuk 1.000 konsumen pertama, yang perlu diperhatikan oleh calon pembeli.

Polytron G3

Alternatif berikutnya adalah Polytron G3, mobil listrik yang juga menawarkan fitur Auto Parking dan dua skema kepemilikan baterai. Dari sisi dimensi, Polytron G3 lebih besar dibandingkan BAIC T1, dengan panjang 4.750 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.701 mm, serta jarak sumbu roda 2.800 mm.

Sistem penggeraknya menggunakan motor listrik bertenaga maksimum 150 kW (sekitar 204 PS) dengan torsi 320 Nm dan baterai LFP berkapasitas 51,916 kWh. Polytron mengklaim jarak tempuh hingga 402 km berdasarkan standar CLTC. Selain itu, pengisian cepat dari 20 persen hingga 70 persen diklaim membutuhkan waktu kurang dari 30 menit dalam kondisi pengujian pada suhu 25 derajat Celsius.

Dengan hadirnya kedua model ini, konsumen di Indonesia memiliki pilihan yang lebih beragam dalam memilih mobil listrik dengan fitur parkir otomatis, yang tentunya akan meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara.