Media Kampung – Curtis “50 Cent” Jackson, rapper sekaligus produser film dan televisi, dikabarkan akan mengambil peran eksekutif produser dalam proyek adaptasi Payday, franchise video game perampokan bank yang populer, untuk layar. Namun, belum jelas apakah proyek ini akan berupa film atau serial televisi.
Kerja sama ini melibatkan Starbreeze, pengembang Payday, dan Vice Studios. Dalam pengumuman resmi yang dirilis pada Maret lalu, Starbreeze dan Vice Studios menyatakan tujuan mereka untuk membawa Payday ke audiens yang lebih luas melalui berbagai format layar dan media lainnya. Keterlibatan G-Unit Film and Television milik 50 Cent menambah bobot proyek ini dengan pengalaman mereka dalam membangun cerita kriminal sinematik yang menarik perhatian global.
Adolf Kristjansson, CEO Starbreeze, menyatakan bahwa Payday selalu mengusung fantasi tentang aksi perampokan yang sukses tanpa tertangkap. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan 50 Cent dan tim G-Unit akan menghadirkan pendekatan yang tegas dan berani sesuai dengan semangat franchise ini.
Meski detail lebih lanjut belum diumumkan, kolaborasi ini menunjukkan potensi pengembangan franchise Payday menjadi sebuah karya hiburan yang besar di luar ranah video game. Namun, ada pertanyaan terkait keberlanjutan kerja sama ini dengan kesepakatan sebelumnya antara Starbreeze dan perusahaan produksi Stockholm Syndrome pada 2023 untuk mengembangkan cerita Payday untuk layar kaca atau film.
Peran 50 Cent sebagai eksekutif produser memberikan harapan terhadap pendekatan yang segar dan intens, mengingat latar belakangnya dalam dunia musik dan hiburan yang sering menampilkan tema kriminal dan perjuangan keras.
Proyek ini akan menjadi salah satu contoh adaptasi video game ke layar yang dinantikan oleh penggemar genre aksi dan kriminal, serta menunjukkan bagaimana industri hiburan terus mencari cara memanfaatkan aset digital populer untuk konten sinematik dan televisi.














Tinggalkan Balasan