Media Kampung – Koperasi Sidomulyo berhasil menembus pasar internasional dengan mengekspor 40 ton kopi ke Mesir sekaligus mengelola enam unit usaha yang melayani kebutuhan warga desa.

Terletak di lereng Gunung Raung dan Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, kebun kopi lokal menghasilkan biji dengan kualitas unggul yang menjadi basis ekspor.

Pada akhir 2025, koperasi mengirim dua kontainer kopi senilai puluhan miliar rupiah ke pelabuhan Alexandria, menandai pencapaian ekspor pertama bagi sebuah koperasi desa di Jawa Timur.

Ekspor tersebut terhenti pada awal 2026 akibat ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah, namun keberhasilan itu tetap menjadi bukti kemampuan produksi dan pemasaran koperasi.

Enam unit usaha koperasi meliputi gerai sembako, penyedia pupuk bersubsidi, penyaluran bantuan sosial, layanan simpan pinjam, apotek desa, serta klinik kesehatan dasar.

Gerai sembako menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sementara pupuk bersubsidi membantu petani meningkatkan produktivitas lahan kopi.

Unit simpan pinjam menawarkan kredit dengan bunga rendah bagi anggota dan UMKM, sedangkan apotek desa menjual obat generik yang terjangkau untuk warga.

Klinik desa memberikan layanan medis dasar, dan fasilitas pertanian serta pos‑logistik dilengkapi ruang penyimpanan hasil tani untuk mendukung rantai pasok lokal.

“Alhamdulillah, pada Juli 2025 kami terpilih menjadi koperasi desa percontohan tingkat nasional,” ujar Kepala Desa Sidomulyo, Kamiludin, menekankan peran kolektif anggota dalam meraih prestasi.

Koperasi Sidomulyo kini termasuk delapan koperasi percontohan nasional, dan PMK Nomor 7 Tahun 2026 mengamanatkan alokasi 58,03 persen dana desa untuk mendukung koperasi serupa.

Modal awal sebesar tiga miliar rupiah masih belum sepenuhnya terealisasi, namun sebagian besar dana berasal dari iuran anggota tanpa mengandalkan bantuan pemerintah.

Meski ekspor kopi sementara terhenti, koperasi terus memperkuat jaringan pemasaran domestik dan menyiapkan rencana diversifikasi produk kopi olahan untuk pasar regional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.