Media Kampung – 11 April 2026 | Indonesia kini mengimpor lebih dari 80 persen kebutuhan susu, naik signifikan dari hanya 40 persen beberapa tahun lalu.
Data resmi menunjukkan volume impor susu cair melampaui satu miliar liter pada 2023, jauh lebih tinggi dibandingkan 2020.
Pemerintah menargetkan swasembada susu pada 2025 untuk menurunkan ketergantungan impor.
BAPPENAS mengeluarkan arahan memperkuat ekosistem sapi perah, mencakup pembiakan, pakan, dan pendampingan peternak.
Target tersebut meliputi peningkatan populasi sapi perah nasional dari 2,5 juta menjadi 4 juta ekor dalam lima tahun.
Untuk mencapainya, kementerian terkait menyediakan subsidi pakan, fasilitas kredit, serta pelatihan teknis bagi peternak kecil.
Program juga mendorong pembentukan koperasi untuk mengumpulkan produksi susu dan memperluas akses pasar.
Pejabat menyatakan bahwa kenaikan impor mengancam neraca perdagangan dan ketahanan pangan, sehingga tindakan cepat diperlukan.
Juru bicara Kementerian Pertanian mencatat produksi susu domestik hanya tumbuh 2 persen per tahun, tak sebanding dengan pertumbuhan konsumsi sebesar 5 persen.
Kenaikan konsumsi didorong oleh kelas menengah yang semakin besar dan urbanisasi, meningkatkan konsumsi susu per kapita.
Impor didominasi oleh susu bubuk dan susu UHT dari Australia, Selandia Baru, serta Uni Eropa, yang lebih murah karena skala produksi.
Pemerintah berencana menaikkan tarif pada beberapa produk susu impor sambil memperkuat industri pengolahan dalam negeri.
Pengkritik memperingatkan bahwa tarif tinggi dapat menaikkan harga eceran, berdampak pada rumah tangga berpendapatan rendah.
Namun inisiatif BAPPENAS mencakup mekanisme stabilisasi harga melalui cadangan strategis.
Pilihan percontohan di Jawa Timur dan Jawa Tengah telah meningkatkan hasil susu per ekor dari 15 menjadi 20 liter per hari.
Jika skala nasional mengikuti hasil pilot, ketergantungan impor diperkirakan turun di bawah 60 persen pada 2027.
Walaupun impor masih mendominasi, kebijakan terpadu diharapkan menurunkan angka tersebut secara bertahap dan mencapai swasembada susu.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan