Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Pameran Cagar Budaya dan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Museum Multatuli, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak, Yosep M Holis, menyatakan bahwa pameran ini bertujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Lebak kepada masyarakat luas, terutama generasi muda, sebagai upaya menjaga identitas dan jati diri daerah. Pameran ini menampilkan berbagai koleksi benda cagar budaya, dokumentasi sejarah, dan informasi mengenai warisan budaya tak benda di Kabupaten Lebak.

Yosep menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebak yang ke-198 tahun. “Mudah-mudahan melalui pameran ini, kesadaran masyarakat Kabupaten Lebak terhadap pentingnya pelestarian budaya bisa semakin meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Daerah I pada Setda Lebak, Alkadri, menilai bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar proses pameran Cagar Budaya dan WBTB. “Pelestarian cagar budaya dan WBTB adalah tanggung jawab kita bersama. Agar cagar budaya bisa menjadi salah satu daya tarik untuk mendatangkan wisatawan,” ujarnya.

Yosep berharap bahwa dengan diselenggarakannya pameran ini dapat mengedukasi, serta menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Lebak. “Pameran ini diharapkan dapat menjadi daya tarik edukasi wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Lebak,” harapnya.