Media Kampung – Penyanyi rock era 80-an, Kadri, kembali menghadirkan karya baru berjudul Mambangkik Batang Tarandam, sebuah lagu berbahasa Minang yang mengusung tema alternatif dengan sentuhan musik tradisional Minangkabau. Kolaborasi bersama penyanyi muda Minangkabau, Nando Satoko, menjadi kekuatan utama dalam single terbaru ini.
Kisah dan Makna Lagu
Lagu ini melanjutkan perjalanan musikal Kadri setelah sebelumnya merilis Sabana Malu Sabana Rindu yang mengangkat kisah cinta jarak jauh dalam gaya city pop. Dalam Mambangkik Batang Tarandam, Kadri menggali tema cinta, jarak, adat, dan pilihan hidup yang kompleks, mengingatkan pada pergulatan yang ada dalam karya sastra Buya Hamka, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, meskipun lagu ini tidak secara langsung mengadaptasi cerita tersebut.
Istilah mambangkik batang tarandam dalam bahasa Minang memiliki arti ‘bangkit dari keterpurukan yang lama terpendam’. Konsep ini menjadi pijakan Kadri untuk memperkenalkan identitas Minangkabau ke ranah musik kontemporer dengan warna musik yang berbeda dari karya sebelumnya.
Kolaborasi dan Musik
Berbeda dengan nuansa city pop yang hadir pada single terdahulu, Mambangkik Batang Tarandam menampilkan musik alternatif yang diperkaya dengan unsur tradisional Minang. Kadri menggabungkan bahasa Minang dalam liriknya, serta menggunakan alat musik tradisional seperti saluang dan bansi untuk memperkuat akar musikal yang kental dengan budaya Minangkabau.
Alasan utama Kadri menggandeng Nando Satoko adalah kesamaan visi dalam memperkenalkan kekayaan tradisi Minang kepada audiens yang lebih luas, tidak hanya terbatas di Sumatera Barat. Nando Satoko dikenal sebagai pelantun lagu Taragak Pulang yang juga membawa nuansa budaya Minangkabau.
Visualisasi Musik dan Lokasi Syuting
Video musik dari lagu ini disutradarai oleh DVH Bale dan mengambil lokasi pengambilan gambar di Teluk Bayur, sebuah pelabuhan yang memiliki makna penting bagi masyarakat Minangkabau. Teluk Bayur dipilih sebagai latar visual yang merepresentasikan tema perjalanan, jarak, keberangkatan, dan kepulangan yang menjadi inti cerita dalam lagu.
Akses dan Platform
Mambangkik Batang Tarandam kini tersedia di berbagai platform streaming musik digital, memudahkan pendengar dari berbagai daerah untuk menikmati karya yang mengangkat budaya Minangkabau dengan sentuhan modern ini.















Tinggalkan Balasan